FORMULASI NILAI INTRINSIK PT. BANK ACEH
Ridhwan, Syauqi , Prof. Dr. Marwan Asri, MBA
2012 | Tesis | S2 Magister ManajemenDengan meningkatnya persaingan usaha perbankan yang semakin kompetitif menuntut setiap perusahaan agar dapat mempertahankan keberadaannya. Reran bank dalam menunjang pertumbiihan ekonomi masyarakat Indonesia menjadi sangat penting. Rencana bisnis Bank Aceh didasarkan pada analisa kinerjanya yang semakin balk dari tahun ke tahun. Target untuk meningkatkan kinerja perusahaan ini diimbangi dengan rencana perluasan jaringan. Kendala yang dihadapi saat ini adalah kurangnya permodalan untuk dapat bersaing dengan bank-bank besar lainnya, maka Bank Aceh harus mencari solusi untuk dapat mengembangkan usahanya antara Iain dengan meiakukan Initial Public Offering. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan nilai intrinsik FT. Bank Aceh. Metode penelitian ini menggunakan Dividend Discount Model (Two- Stage Model), dengan meiakukan forecasting keuangan selama 6 tahun ke depan (2012-2017). Dari proyeksi tersebut didapat estimasi nilai perusahaan yang merupakan present value dari dividen yang dihasilkan dimasa yang akan datang. Dari hasil analisis tersebut diperoleh harga per lembar saham FT. Bank Aceh sebesar Rp. 2127,-, dengan P/E ratio 6,27x yang relative lebih murah jika dibandingkan dengan F/E ratio rata-rata industri perbankan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia yaitu sebesar 13,81x. Bila diasumsikan jumlah lembar saham yang diterbitkan adalah sebesar 30% dari jumlah saham milik pemerintah provinsi Aceh, maka FT. Bank Aceh akan memperoleh tambahan dana segar dari masyarakat sebesar Rp. 535 Milyar yang dapat dipergunakan untuk memperkuat struktur permodalannya. Kata Kunci: Initial Public Offering, Dividend Discount Model (Two Stage Model), present value, P/E ratio, Bank Aceh.
With increasing competition in an increasingly competitive banking business requires every company to maintain its existence. The role of banks in supporting the economic growth of Indonesian society is very important. Bank Aceh's business plan is based on the analysis of its performance which has been getting better from year to year. The target to improve its corporate performance is balanced with network expansion plans. Constraints faced today are the lack of capital in order to be competitive with other large banks, therefore Bank Aceh should look for a solution to be able to expand its business among others, by performing an Initial Public Offering. The research was conducted to determine the intrinsic value of FT. Bank Aceh. This research applied the Dividend Discount Model (Two-Stage Model) as the method, by doing financial forecasting for 6 years (2012-2017). The projections lead to the estimated value of a company, which is the present value of the dividend yield in the future. The analysis concluded the price per share for FT. Bank Aceh is Rp. 2127, - with a F / E ratio of 6.27 x, which is relatively inexpensive, when compared to the average F / E ratio for banking industry listed in the Indonesia Stock Exchange amounted to 13.81 x. Assuming the number of shares issued at 30% of the total number of shares owned by the provincial government of Aceh, it will receive additional funding from the public in the amount of Rp. 535 billion, which can be used to strengthen the capital structure of FT. Bank Aceh. Keywords: Initial Public Offering, the Dividend Discount Model (Two-Stage Model), present value, P / E ratio. The Bank of Aceh.
Kata Kunci : Initial Public Offering, Dividend Discount Model (Two Stage Model), present value, P/E ratio, Bank Aceh