Laporkan Masalah

PERKEMBANGAN E-GOVERNMENT DI PEMERINTAH DAERAH (STUDI KASUS PEMERINTAH PROVINSI DIY 2000-2011)

Junianto, Dody , Prof. Ir. Achmad Djunaedi, M.U.P., Ph.D.

2012 | Tesis | S2 Mag.Tekn.Informasi

Inisiatif e-government telah marak diterapkan di Indonesia sejak tahun 1990-an, namun pemerintahan di Indonesia mulai menerapkan e-government sejak tahun 2000-an dengan tingkat keberhasilan yang beragam. E-goverment di Pemprov. DIY adalah perubahan layanan ke masyarakat menggunakan TI sebagai pendukungnya. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan tahapan dan proses perkembangan e-government di Pemerintah Provinsi DIY serta menggali faktor-faktor yang mempengaruhi dan menghambat perekembangannya. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode studi kasus. Di awal penelitian terdapat proposisi teoritis yang digunakan sebagai acuan dalam pengumpulan data. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam, observasi langsung, pemeriksaan dokumen, dan rekaman arsip. Analisis data dilakukan dengan mendasarkan pada proposisi teoritis, diawali dengan membuat suatu penjodohan pola (antara temuan di lapangan dengan proposisi teoritis) kemudian dilanjutkan dengan membuat suatu penjelasan dalam bentuk naratif. Tahapan perkembangan e-government di Pemprov DIY dibagi atas periodesasi berdasarkan kejadian/peristiwa yang terjadi selama kurun waktu yang telah ditentukan yaitu: Periode Komputerisasi (sebelum tahun 2000), Periode Pemberdayaan TIK untuk meningkatkan kinerja Pemda (2001-2005) dan Periode Pemberdayaan TIK untuk meningkatkan pembangunan daerah (2006-2011). Untuk lebih menajamkan penelitian, maka periode yang terakhir dibagi ke dalam Periode BID (2006-2008) dan Periode Dsihubkominfo (2009 -2011). Dari hasil analisis dan pembahasan diketahui bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan e-government di Pemerintah Provinsi DIY meliputi: aspek kepemimpinan, aspek keuangan, aspek kelembagaan, dan aspek budaya kerja.

E-government initiative implemented in Indonesia has been bloom since the 1990s, but the government in Indonesia began implementing e-government since the early 2000s with varying degrees of success. E-government in the province. DIY is a change of use of IT services to the community as supporters. The study was conducted to describe the stages and processes of e-government development in Provincial Government of DIY and explore the factors that affect and hinder its development. The study was a descriptive study by case study method. In a previous study of theoretical propositions are used as reference in data collection. Data was collected through in-depth interviews, direct observation, examination of documents, and archival footage. Data analysis was performed based on theoretical propositions, beginning with making a pairing pattern (between the findings in the field with the theoretical proposition) and then proceed to make an explanation in narrative form. The stages development of e-government in the province was divided into DIY periodization of based incident / event occurring during a predetermined period of time, namely: Computerized Period (before 2000), Empowerment Period ICT to enhance the performance of local government (2001-2005) and Period of ICTs for Empowerment increasing regional development (2006-2011). To further sharpen the research, then the last period is divided into BID Period (2006 - 2008) and Dsihubkominfo Period (2009 -2011). From the analysis and discussion in mind that there are several factors that influence the development of e-government in the Provincial Government of DIY include: aspects of leadership, financial aspects, institutional aspects, and aspects of work culture.

Kata Kunci : e-government, tahapan, periodesasi

  1. S2-FTK-2012-Dody_Junianto-ABSTRACT.pdf  
  2. S2-FTK-2012-Dody_Junianto-BIBLIOGRAPHY.pdf  
  3. S2-FTK-2012-Dody_Junianto-TABLEOFCONTENT.pdf  
  4. S2-FTK-2012-Dody_Junianto-TITLE.pdf