The cyclical behavior of East Asian Bank capital buffers
MUNAWAR, Fahed Agil Al, Meditya Wasesa, M.Sc
2010 | Tesis | S2 Magister ManajemenStudi ini mcnginvestigasi perilaku siklikal dari capital buffer bank - bank di Asia Timur dibawah peraturan Basel lama tahun 1988 mengenai regulasi capital yang berhubungan dengan fluktuasi siklus bisnis (business cycle fluctuation). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman yang jelas mengenai hubungan antara capital buffer yang dimiliki bank-bank di Asia Timur dan siklus bisnis. Beberapa penelitian sebelumnya telah menemukan hubungan yang negatif antara capital buffer yang dimiliki bank dengan siklus bisnis (Ayuso et al., 2004; Stolz and Wedow, 2005; Lindquist, 2004).Hasil penelitian lainnya dari Jokipii dan Milne (2008) menemukan huhungan positif dan negatif antara capital buffer yang dimliki bank dengan siklus bisnis pada sub-sampel mereka untuk bank-bank di benua Eropa. Namun, pcnelitian ini hanya dilakukan pada satu benua saja. Dengan menggunakan balanced panel of annual balance sheet data dari tahun 2001 sampai dengan tahun 2008 dengan total 237 bank dari wilayah Asia Timur saya menemukan hubungan positif yang signifikan antara capital buffer dengan siklus bisnis untuk sampel bank - bank di daerah Asia Timur dan hubungan negatif yangjuga signifikan antara capital buffer dengan siklus bisnis untuk sampel bank - bank di daerah Asia Tenggara. Sedangkan untuk keseluruhan wilayah (Asia Timur dan Asia Tenggara) saya tidak menemukan huhungan yang signifikan antara capital buffer yang dimiliki bank dengan siklus bisnis. Kecepatan penyesuaian (speed of adjustment) cukup cepat untuk sampel wilayah Asia Tenggara dan keseluruhan wilayah. Penemuan baru saya menunjukkan bahwa perilaku bank di wilayah negara - negara maju yang sama (Eropa dan Asia Timur) tidak sepenuhnya mirip, bahkan cenderung berlawanan jika dihubungkan dengan perilaku dalam mengelola capital buffer mereka dengan menggunakan Gross Domestic Product (GDP) growth rate sebagai pertimbangan. Hubungan negatif antara capital buffer dengan siklus bisnis di wilayah Asia Tenggara memiliki makna bahwa bank-bank di wilayah itu akan menghadapi tantangan yang lebih berat dalam mengelola capital buffer mereka pada saat kondisi siklus bisnis sedang memburuk karena required capital pada saat itu akan meningkat dalam peraturan Basel II.
This study investigates the cyclical behavior of East Asian banks capital buffer, under the old Basel 1988 accord on capital regulation related to business cycle fluctuations. The aim of this research is to provide clear understanding about the relationship between East Asian banks capital buffers and the business cycle. Some previous research have found a negative relationship between hanks' capital buffer and business cycle (Ayuso el al., 2004; Stolz and Wedow, 2005; Lindquist, 2004). Other research from Jokipii and Milne (2008) find both positive and negative relationship between capital buffer and business cycle in their sub-samples for European banks. However, these findings only come from Europe continent. Using a balanced panel of annual balance sheet data from 2001 to 2008 with total 237 banks from East Asia region, I find a significant positive and negative relationship between capital buffer and business cycle for East Asia (EA) and South East Asia (SEA) banks samples respectively. Meanwhile, for whole East Asian area ( EA and EA) I cannot find any relationship between capital buffer and business cycle. Speeds of adjustments are quite fast for EA and whole samples. and moderate for EA sample. My novel findings show that banks' behavior in the same developed region (Europe and East Asia) arc not merely similar (in fact in opposite) when it comes to behavior in managing their capital buffer with GDP growth rate as consideration. Negative co-movement of capital buffers with business cycle in South East Asia region means that banks in that very region will have more challenge in managing their capital buffer during trough business cycle since required capital will increase at that time in the new Basel II accord regulation.
Kata Kunci : Bank capital buffer,Business cycle,Bank regulation