Pengaruh iklim etika terhadap komitmen afektif dengan kepuasan kerja sebagai pemediasi :: Studi pada Rumah Sakit Islam Hidayatullah Yogyakarta
PRIMASATYA, Sigit, Neila Ramdhani, Dr., M.Si., M.Ed
2010 | Tesis | S2 Magister ManajemenSalah satu kendala utama dalam bisnis rumah sakit swasta adalah keterbatasan sumber daya kesehatan yang berkualitas dan memadai. Keterbatasan ini muncul terkait dengan rendahnya ketersediaan tenaga profesional. Untuk dapat memperoleh dan mempertahankan sumber daya manusia yang berkualitas, rumah sakit perlu menjamin kepuasan pegawai terhadap peketjaan dan mendorong komitmen pegawai terhadap organisasi. Salah satu yang dapat dilakukan yaitu mengendalikan struktur organisasi dengan menciptakan lingkungan iklim etika yang mendukung perilaku etik pegawai.Adanya kesesuaian antara nilai etika yang dianut individu dan persepsi terhadap iklim etika organisasi akan mendorong kinetja organisasi dan kualitas pelayanan yang lebih baik. Penelitian ini berupaya memotret iklim etika yang berkembang di lingkungan RSI Hidayatullah Yogyakarta, serta menganalisis pengaruhnya terhadap komitmen afektif pegawai dengan kepuasan ketja sebagai pemediasi. Metode analisis yang digunakan adalah perbandingan rerata untuk mengetahui gambaran iklim etika, serta analisis jalur untuk menganalisis pengaruhnya terhadap komitmen afektif melalui kepuasan kerja. Hasil penelitian menunjukkanbahwaKepedulian dipersepsikan paling dominan di lingkungan RSI Hidayatullah Yogyakarta. Namun basil analisis jalur menunjukkan bahwa Hukum & Kode memiliki pengaruh positif cukup kuat terhadap komitmen afektif, sedangkan Instrurnen merniliki pengaruh negatif cukup kuat terhadap komitmen afektif.
Private hospital industry in Indonesia is suffering from shortage of qualified personnel. This lack of personnel mainly related to low avaibility of professionals. In order to recruit and retain them, hospital management need to provide satisfaction and promote commitment from the employee to the organization. Managing organizational structure to support ethical climate will contribute to better performance and higher quality of the service. This study tried to describe the ethical climates perceived by the employees in RSI Hidayatullah Yogyakarta, then focused on analyzing the effects of ethical climate on affective commitment mediated by job satisfaction. Mean score comparation were used to describe the ethical climate perceived by the employees. Later, path-analysis were used to measure the effects ofethical climate on affective commitment mediated by job satisfaction. Caring was perceived highly among employees, followed by Law & Code that represent profesionalism. Moreover path analysis revealed that Law & Code contributed positively to affective commitment, while Instrument contributed negatively to affective commitment.
Kata Kunci : Komitmen,Komitmen afektif,Kepuasan kerja,Etika,Iklim etika,Kepedulian,Hukum dan Kode