Laporkan Masalah

Identifikasi faktor kritis implementasi manajemen risiko pada industri finansial di Indonesia

PUDYANTI, Yayi Mustika, Khomsiyah, Dr., M.Si

2010 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Dalam sejarahnya, industri fi nansial di Indonesia memiliki beberapa pengalaman buruk seperti adanya kri sis mo neter tahun 1998 dan krisis keuangan global pada 2008. Kondisi tersebut mendorong manajemen risiko menj adi topik penting bag i industri fin ansial terutama industri tersebut sangat mudah di pengaruhi oleh ketidakpast ian. Untuk itu, industri fin ansial didorong tidak sebatas mengimplementasikan manajemen ri siko saja namun harus dilakukan dengan efektif. Atas hal ini, kemudian timbul pertanyaan "Faktor-faktor kritis apa saja yang diperhatikan agar prosedur manaj emen risiko dapat efektif?" Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji faktor-faktor kritis apa saja untuk efektifitas manajemen risiko di industri finansial di Indonesia. Sektor bisnis industri fin ansial yang diteliti adalah perbankan, lembaga pembiayaan non-bank, asuransi dan sekuritas. Hasil penelitian ini mendukung hasil penelitian yang sebelumnya dilakukan oleh Ranong dan Phuenngam (2009) dimana 7 (tujuh) faktor kritis yang dapat digunakan untuk meningkatkan efektifitas prosedur manajemen risiko bagi industri finansial di Indonesia dengan urutan prioritasnya adalah (1) Komitmen dan Dukungan dari Manajemen Atas, (2) Komunikasi, (3) Kepercayaan, ( 4) Budaya, (5) Struktur Organi sasi, (6) Teknologi Informasi, (7) Pelatihan. Mengingat manajemen risiko penting bagi industri finansial maka efektifitas penting bagi kesuksesan proyek. Kata kunci : manajemen risiko, faktor kritis, Komitmen dan Dukungan dari Manajemen Atas, Komunikasi, Kepercayaan, Budaya, Struktur Organisasi, Teknologi Informasi, Pelatihan

Historically, the Indonesian financial industry had bad experiences in facing the economic environment such as monetary cri sis in 1998 and global financial crisis in 2008. These conditions make risk management become an important topic for fmancial institutes, especially since the financial services are related to conditions of uncertainty. Then the financial services are encouraged not only to implement risk management but also to get it more effectively. In addition, there will be a question "What are the critical success factors for effective risk management procedures in financial industries?" The purpose of this study is to examine the critical success factors for effective risk management procedures in financial services in Indonesia. The financi al services include banks, non-bank financing, insurance and securities. This study supports the seven critical success factors from previous study conducted by Ranong dan Phuenngam (2009) which can be used as a guideline on how to increase the effectiveness of risk management procedures in financial services in Indonesia. These factors, based on the priority, are (1) Commitment and support from top management, (2) Communication, (3) Trust, (4) Culture, (5) Organization structure, (6) Information technology (IT), (7) Training. Because risk management is an important part of the fmancial industry, effectiveness is vital to increase project success. Keywords: Risk management, Critical success factors, Commitment and support from top management, Communication, Trust, Culture, Organization Structure, Information technology (IT), Training

Kata Kunci : Manajemen risiko,Faktor kritis,Komitmen dan dukungan dari manajemen atas,Komunikasi,Kepercayaan,Budaya,Struktur organisasi

  1. S2-FEB-2010-YAYIMUSTIKA_PUDYANTl-ABSTRACT.pdf  
  2. S2-FEB-2010-YAYIMUSTIKA_PUDYANTl-BIBLIOGRAPHY.pdf  
  3. S2-FEB-2010-YAYIMUSTIKA_PUDYANTl-TABLEOFCONTENT.pdf  
  4. S2-FEB-2010-YAYIMUSTIKA_PUDYANTl-TITLE.pdf