Hubungan persepsi sistem penilaian kinerja, kepuasan terhadap hasil penilaian kinerja dan hasil penilaian kinerja dengan motivasi untuk meningkakan kompetensi bagi guru di Sekolah Smart Ekselensia Indonesia
VERDIYANSYAH, Veldy, Supra Wimbarti, Dr.,M.Sc
2010 | Tesis | S2 Magister ManajemenTujuan pene1itian ini ada1ah untuk membuktikan hubungan antara persepsi guru tentang sistem penilaian kinerja, kepuasan terhadap hasil penilaian kinerja dan hasil penilaian kinerja terakhir di sekolah SMART Ekselensia Indonesia dengan motivasi guru untuk meningkatkan kompetensinya. Penelitian ini memiliki hipotesis yang diuji secara statistik. Populasi peneiitian ini adalah seluruh guru sekolah SMART Ekselensia Indonesia termasuk guru asrama. Sampel dalam penelitian ini adalah guru sekolah SMART Ekselensia Indonesia termasuk guru asrama yang masih aktif bertugas sebagai guru dan pernah mendapatkan penilaian kinerja yaitu berjumlah 35 orang. Jenis dan sumber data penelitian ini diperoleh melalui data primer yaitu data yang diperoleh secara langsung dari para guru yang pernah mendapatkan penilaian kinerja melalui serangkaian pertanyaan tertutup dalam format kuesioner. Uji hipotesis dilakukan dengan analisis regresi dengan menghitung koefisien kore1asi, persamaan dan koefisien regresi dan menghitung nilai t dan F untuk uji signifikansi persamaan regresi. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis diperlukan uji validitas dan reliabilitas terhadap instrument yang digunakan dalam penelitian agar instrument yang digunakan dapat mengukur apa yang akan diukur dan memiliki konsistensi yang sesuai dengan tujuan pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan : 1) persepsi terhadap sistem peni1aian kinerja, persepsi kepuasan terhadap hasil penilaian kinerja dan hasil penilaian kinerja mempunyai hubungan tidak signifikan dengan motivasi untuk meningkatkan kompetensi. Hal ini ditunjukkan dengan nilai koefisien determinasi ketiga variabel (Xl, X2, X3) terhadap Y atau R2 = 5 % dengan ni1ai p = 0,653 (p>0,05). 2) tidak terdapat hubungan yang positif antara persepsi terhadap sistem penilaian kinerja guru dengan motivasi untuk meningkatkan kompetensi. Uji hipotesis melalui ana1isis regresi dan uji t serta uji F pada persamaan regresi ternyata koefisien hasil persamaan regresi memiliki nilai t = 0,952 dan nilai p = 0,349 (p>0,05). 3) tidak terdapat hubungan yang positif antara persepsi kepuasan terhadap hasil penilaian kinerja guru dengan motivasi untuk meningkatkan kompetensi. Uji hipotesis melalui analisis regresi dan uji t serta uji F pada persamaan regresi ternyata koefisien hasil persamaan regresi memiliki nilai t = -1 ,267 dan nilai p = 0,2 15 (p>0,05). 4) tidak terdapat hubungan yang positif antara hasil penilaian kinerja guru dengan motivasi untuk meningkatkan kompetensi. Uji hipotesis melalui analisis regresi dan uji t serta uji F pada persamaan regresi ternyata koefisien hasil persamaan regresi memiliki nilai t = -0,097 dan nilai p = 0,924 (p>0,05). Kata- kata kunci : Sis/em Penilaian Kinerja, Hasil Penilaian Kinerja, Motivasi Untuk Meningkatkan Kompetensi
The purpose of this study is to prove the relationship between teacher's perception of performance appraisal system; satisfaction to the performance appraisal result; and the latest performance appraisal result in SMART Ekselensia Indonesia, with his or her motivation to improve one's competency. Using statistically tested hypothesis; its population comes from the entire teacher in SMART Ekselensia Indonesia including the dormitory teacher. While the sample for this research is 35 teachers including dormitory teacher who has been active and got the performance appraisal. In addition, it uses primary data which taken from the sample through closed type question in questionnaire format. During the process, statistical analysis was taken to test the hypothesis by calculating correlation, regression analysis and t test. Vadility and reliability test were taken to ensure that the questionnaire can measure what we would like to see and consistent with this research purpose. The test for those hypothesis has several results. First, the perception of performance appraisal system, perception of satisfaction to the performance appraisal result, and the latest performance appraisal result have insignificant correlations with the motivation to increase ones competency. It can be shown from R2 = 5 %, with p value = 0,653 (p>0,05). Second, there is no positive relationship between those three variables with the motivation to increase ones competency. It can be shown from regression analysis and t test that have t value = 0,952, -1 ,267, -0,097 and p value equal to 0,349, 0,215, 0,924 (p>0,05). Keywords : Performance Appraisal System, Performance Appraisal Result, Motivation to Improve One's Competency
Kata Kunci : Sistem penilaian kinerja,Hasil penilaian kinerja,Motivasi untuk meningkatkan kompetensi