Hubungan kadar glukosa darah dengan endotelio-1 pada diabetes tipe 2
NURMAYANTI, Rahma, dr. R. Bowo Pramono, Sp.PD
2010 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran KlinikDiabetes mellitus merupakan gangguan metabolik yang ditandai oleh hiperglikemia kronik dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein karena adanya defek sekresi insulin, kerja insulin ataupun keduanya. Hiperglikemia kronik merupakan salah satu faktor etiologi penting yang menyebabkan terjadinya komplikasi kronik pada diabetes. Sebagian faktor yang ikut serta dalam patogenesis komplikasi diabetes meliputi aktivasi protein kinase C (PKC), glikasi nonenzim, stress oksidatif, perubahan faktor pertumbuhan dan ekspresi faktor vasoaktif. Beberapa faktor ini selanjutnya mengarah pada aktivasi endotelin pada penderita diabetes. Endotelin mengalami perubahan pada beberapa proses penyakit termasuk diabetes. Penelitian ini merupakan penelitian potong lintang, dengan subjek adalah pengidap diabetes mellitus tipe 2 yang kontrol di poliklinik Endokrin RSUP DR. Sardjito Yogyakarta antara bulan November 2009 sampai dengan November 2010 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Kemudian diambil sampel darah untuk diperiksa kadar endotelin-1 dan glukosa darah (HbA1C). Kemudian dari hasil pemeriksaan ini dianalisa korelasinya dengan menggunakan koefisien korelasi Pearson atau Spearman.
Diabetes mellitus is a metabolic disorder characterized by chronic hyperglycemia with impaired metabolism of carbohydrates, fats and proteins due to a defect of insulin secretion, insulin or both. Chronic hyperglycemia is one of the important etiologic factors that cause chronic complications of diabetes. Some factors that participate in the pathogenesis of diabetic complications include activation of protein kinase C (PKC), nonenzimatic glycation, oxidative stress, changes in expression of growth factors and vasoactive factors. Some of these factors subsequently leads to activation of endothelin in diabetic patients. Endothelin is changed in several disease processes including diabetes. This is a cross sectional study. The subjects are the patients with type 2 diabetes mellitus who come to Endocrinology clinic at DR. Sardjito Yogyakarta Hospital between November 2009 until November 2010 who meet the criteria for inclusion and exclusion. The blood samples were taken for examination of endothelin-1 levels and blood glucose (HbA1c). From these investigation’s results, we analyzed the correlation by using Pearson or Spearman correlation coefficient.
Kata Kunci : Diabetes tipe 2,Endotelin,1,HbA1C