Manajemen strategis dalam perencanaan dan pengelolaan kawasan :: Studi kasus Malioboro oleh Yogyakarta Urban Infrastructure Mangement Support
WULANDARI, Wahju, Djoko Susanto, Prof.,Dr.,MSA
2010 | Tesis | S2 Magister ManajemenStudi ini bertujuan untuk menjelaskan planning method yang didasarkan pada penerapan manajemen strategik antara teori dan praksis, menemukan faktor yang berpengaruh terhadap implementasi basil perencanaan serta untuk menemukan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap proses pengelolaan proyek bilateral bersumber dana asing multi tahunan, khususnya di bidang pendampingan teknis. Keseluruhan tujuan tersebut diraih dalam kerangka obyek penelitian perencanaan dan pengelolaan perkotaan. Untuk mendukung tujuan diatas digunakan telaah studi kasus dengan pengupasan masalah secara exploratory melalui data wawancara yang diambil dari akadernisi ahli penataan kawasan (6%), tim kerja konsultan perencana YUIMS (11 %), pengunjung, penghuni dan pekerja di kawasan Malioboro sejumlah 83%. Melalui wawancara dengan pengunjung, penghuni dan pekerja bisa diukur tingkat keberhasilan proses perencanaan melalui faktor acceptability dan sustainability. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian adalah metode kualitatif sehingga diperoleh keleluasaan dalam menjelaskan dan menemukan fenomena dengan kategorisasi, melalui tema yang mungkin bersifat subyektiftanpa dikendalikan kesimpulan statistik. Hasil dari penelitian ini adalah kawasan perkotaan relevan ditata berdasarkan manajemen strategik dengan memandang sebagai strategic business unit. Dimana kawasan Malioboro bersama dengan asetnya diletakkan dalam hubungan kontekstual wilayah lain sekitamya di DIY yang dipandang sebagai corporate. Keberhasilan eksekusi strategik dalam penataan kawasan tergantung dari: (a) Kepercayaan komponen pelaku yang mampu mendorong aksi sinergis Pemerintah, Swasta dan Masyarakat, (b) Komunikasi, komitmen dan keputusan, (c) Arah perencanaan yang jelas. Kata kunci: planning method, strategic business unit, strategic unit analysis, kepercayaan, komunikasi, komitmen, keputusan, kejelasan arah perencanaan
This study attempted to reveal the planning method and the influencing factors of a planning implementation process in a multi-year bi lateral project on urban planning and development. The project is a part of Yogyakarta Urban Infrastructure Management Support (YUIMS), that related with the Malioboro Area of the central urban part of Yogyakarta. As the project has finished, it is interesting to review the project using strategic management framework, to compare between the strategic management theory and the implementation praxis. The method used in this study is qualitative method, which explaining the phonemenon through theme-categorization with exploration of the stakeholders' aspirations and percentions. The stakeholders being interviewed are academicians (6%), YUIMS planning team ( 11 %), and the people of Malioboro area (83%). The people of Malioboro area could be categorized into residents, visitors, and workers. Through their aspirations, the acceptability and sustainability of the planning process could be reviewed. The result of this research could be summarized as follow: (1) An urban area is relevant to be seen as a strategic business unit in a strategic management point-of-view. (2) Malioboro area, therefore, could be seen as a strategic business unit in the context of the Special Province of Yogyakarta as a corporate. (3) The success of urban planning and development implementation would be strongly influenced by the trust of stakeholders (community, government, and private sector), by excellent communication, strong commitment, good decision-making processes, and crystal-clear planning goals and objectives. Keywords: urban planning method, strategic business unit, strategic unit analysis, trust, communication, commitment, policy, crystal-clear goals and objectives
Kata Kunci : Planning method,Strategic business unit,Strategic unit analysis,kepercayaan,Komunikasi,Komitmen,Keputusan,Kejelasan arah perencanaan]