Laporkan Masalah

Konsep vitalitas sebagai dasar arahan perencanaan kawasan :: Studi kasus penggal Jalan Ahmad Jazuli Kotabaru Yogyakarta

SUTEJA, Mekar Sari, Prof. dr. Ir. Wiendu Nuryanti, M.Arch

2010 | Tesis | S2 Teknik Arsitektur

Kawasan Code-Jazuli merupakan salah satu ‘edges’ dari kawasan Kotabaru yang berbatasan langsung dengan Kali Code. Posisinya yang strategis dalam menghubungkan wilayah Utara dan Selatan dalam Kota Yogyakarta dianggap mempunyai tingkat vitalitas yang tinggi. Adanya pengaruh ‘everyday urbanism’ yang terjadi pada masyarakat, mulai banyak mempengaruhi tingkat vitalitas kawasan tersebut. Penelitian ini perlu dilakukan untuk mengetahui seberapa tinggi vitalitas yang ada pada Kawasan Code-Jazuli Kotabaru sehingga nantinya bisa didapat arahan perencanaan yang tepat bagi kawasan tersebut. Metode yang dipergunakan adalah rasionalistik kualitatif, yaitu menemukan permasalahan di lapangan, menyusun rangka penelitian dan mengolah data secara kuantitatif. Data kemudian dianalisis dengan mengkolaborasikan variabel kualitas lingkungan dan faktor pengaruh penggunaan ruang kota menurut Hyot (menyangkut aksesibilitas, attraktivitas, dan amenitas kawasan) untuk mengukur tingkat vitalitas pada Kawasan Code-Jazuli Kotabaru. Pengukuran vitalitas kawasan ini dibagi dalam 3 penggal dari Jalan Ahmad Jazuli, dengan pertimbangan bahwa ketiga penggal tersebut memiliki kriteria lingkungan yang hampir sama. Kesimpulan analisis digunakan sebagai acuan dalam design guidelines. Penelitian ini menyimpulkan dari ketiga faktor pengaruh penggunaan ruang menurut Hyot jika di kaji berdasarkan kualitas lingkungannya, maka vitalitas pada kawasan Code-Jazuli Kotabaru terdapat 3 hal yang harus dipertimbangkan. Pertama, faktor kedekatan dan keterhubungan harus dipertimbangkan dalam meningkatkan aksesibilitas kawasan. Kedua, faktor keanekaan, kejelasan, kenyamanan dan keunikan harus dipertimbangkan dalam meningkatkan attraktivitas kawasan. Dan yang ketiga, keamanan dan komplementaritas harus dipertimbangkan dalam meningkatkan amenitas kawasan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan vitalitas kawasan Code-Jazuli Kotabaru secara keseluruhan dengan memberikan arahan perencanaan pada ke tiga area penggal jalan yang ada pada Jalan Ahmad Jazuli.

The Code-Jazuli region is one of 'edges' of the area directly adjacent Kotabaru with Kali Code. Strategic position in connecting the northern and southern areas in the city of Yogyakarta are considered to have a high level of vitality. The influence of 'everyday Urbanism' which occurs in society, began to greatly influence the level of vitality of the region. This research needs to be done to find out how much vitality in the Area Code-Jazuli Kotabaru so that later can be obtained appropriate planning guidance for the region. The method used is qualitative rationalistic, which found problems in the field, set the framework of research and quantitative data processing. Then the data are analyzed based on collaboration of variable environmental quality and factors influence the use of urban space by Hyot’s theory (consist of accessibility, attractivity, and amenity of the district) to measure the vitality’s level in the Code-Jazuli Kotabaru region. Measurement vitality of this region is divided in 3 cut off from Ahmad Jazuli street, with the consideration that it has severed all three criteria are almost the same environment. Conclusion of analysis is used as a reference in the design guidelines. The study concluded from these three factors influence the use of space according to the study Hyot if based on the quality of the environment, the vitality of the region-Jazuli Kotabaru Code are 3 things that must be considered. First, the closeness and connectedness factors should be considered in improving the accessibility of the area. Second, diversity factor, clarity, comfort and uniqueness must be considered in improving attractiveness area. Third, security and complementarity should be considered in improving amenity area. The results of this study is expected to increase the vitality of the region-Jazuli Kotabaru Code as a whole by providing planning guidance on the three areas that have cut off roads at Ahmad Jazuli street.

Kata Kunci : Vitalitas kawasan,Kualitas lingkungan,Aksesibilitas,Attraktivitas,Amenitas

  1. S2-PAS-2010-Mekar_Sari_Suteja-ABSTRACT.pdf  
  2. S2-PAS-2010-Mekar_Sari_Suteja-Bibliography.pdf  
  3. S2-PAS-2010-Mekar_Sari_Suteja-Tableofcontent.pdf  
  4. S2-PAS-2010-Mekar_Sari_Suteja-Title.pdf