Laporkan Masalah

Penggunaan metode eva dalam mengukur kinerja PT Wijaya Karya di tahun 2001-2007

RAMADHAN, Romi, Indra Wijaya Kusuma, Prof., Dr. ,MBA

2009 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Kinerja sebuah perusahaan lebih banyak diukur berdasarkan rasio-rasio • keuangan selama satu periode tertentu. Pengukuran berdasarkan rasio keuangan ini sangatlah bergantung pada metode atau perlakuan akuntansi yang digunakan dalam menyusun laporan keuangan perusahaan. Seringkali kinerja perusahaan terlihat baik dan meningkat, yang mana sebenarnya kinerja tidak mengalami peningkatan dan bahkan menurun. PT. Wijaya Karya adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang konstruksi dan perdagangan. Sebagai perusahaan yang telah melakukan IPO (Initial Public Offering), PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk mempunyai tujuan utama diantaranya yaitu untuk memaksimalkan profit dan nilai perusahaan. Peningkatan profit dan nilai perusahaan merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan manajemen perusahaan. Untuk menunjukkan prestasi manajemen perusahaan, diperlukan suatu alat ukur kinerja guna mendorong aktivitas atau strategi yang menambah nilai ekonomis (value added activities). Economic Value Added (EVA) merupakan metode yang sangat relevan dalam hal ini, karena EVA dapat mengukur kinerja (prestasi) manajemen berdasarkan besar kecilnya nilai tambah yang diciptakan selama periode tertentu. EVA juga dapat digunakan sebagai pedoman dalam hal goal setting, capital budgeting, performance assessment, dan incentive compensation suatu perusahaan. Pengaruh nilai tambah di dalam suatu perusahaan secara keseluruhan sangatlah penting sehingga hal ini jangan sampai terlewatkan dalam penyusunan strategi perusahaan. Berdasarkan datadata yang diperoleh, penggunaan metode Economic Value Added (EVA) pada PT. Wijaya Karya selama periode 2001 sampai dengan 2007 menunjukkan bahwa pihak manajemen tidak dapat meningkatkan nilai tambah yang lebih baik kepada perusahaan.

The company's performance is mostly measured by analysis based on the financial ratio for a specific period. This type of measurement is highly dependent upon the accounting methods used in preparing the financial statement. A company's performance often looks good and improving overtime, but in reality its performance is deteriorating. PT. Wijaya Karya is a state owned company whkh in construction and trading industries. As a go public's company, PT. Wijaya Karya had the main goals to maximize profit and company's value. Profit's growth and company's value was the indicator for company management achievement. Showing the company management achievement, needed an improved performance measure that will recognize and encourage management actions and strategies to increase the overall value of the company. Economic Value Added (EVA) has been very relevant recently because based on its definition, EVA measures the amount of value added created by specification or strategy taken in a company. EVA is also used in the process of goal setting, capital budgeting, performance assessment, and most importantly, incentive compensation within a company. Its implication to the overall being of a company is so important these days that it should not be overlooked when companies plan their strategies. Since 2001 up to 2007, based on the acquired data, Economic Value Added (EVA) method's showed that the management didn't increased added value for the company.

Kata Kunci : Economic value added,Performance assessment

  1. S2-FEB-2009-Romi_Ramadhan-Abstract.pdf  
  2. S2-FEB-2009-Romi_Ramadhan-Bibliography.pdf  
  3. S2-FEB-2009-Romi_Ramadhan-Tableofcontent.pdf  
  4. S2-FEB-2009-Romi_Ramadhan-Titele.pdf