Hubungan kompensasi dengan mutu pelayanan keperawatan di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Soasio Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara
ALI, Kalsum M, dr. Sugianto A., Sp.S, M.Kes, Ph.D
2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang:Penelitian ini dilatar belakangi oleh karena, Brent menemukan bahwa 77% dari rumah sakit tersebut mutu pelayanan kesehatannya tidak maksimal. Hasil tinjauan yang dilakukan oleh Depkes Rl tentang ketanggapan dan komunikasi perawat dalam melakukan tindakan keperawatan dibeberapa rumah sakit terbesar di Indonesia seperti rumah sakit Chasan Sadikin Bandung sebagai rumah sakit terbesar di Jawa Barat, menunjukkan bahwa ketanggapan dan pelayanan perawat di rumah sakit ini belum mampu memberikan kebaikan terhadap pasien, hal ini sesuai hasil wawancara dengan 12.000 pasien yang memberikan ketangapan pelayanan perawat bahwa yang menyatakan tidak baik sebesar 6.1 00, yang menyatakan baik terhadap kualitas sebesar 1.300dan 2.200 menyatakan biasa-biasa saja. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Soasio karena rumah sakit ini dalam setiap bulannya pencapaian mutu pelayanan belum mampu melebihi angka standar yaitu 75-85% berdasarkan indokator kinerja rumah sakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penilaian perawat terhadap kepuasan kompensasi, penilaian perawat terhadap mutu pelayanan keperawatan diruang rawat inap dan penilaian perawat terhadap hubungan kompensasi dengan mutu pelayanan keperawatan diruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Soasio. Metode: Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif cross sectional yang menggunakan Uji Chi-Square dengan menghubungkan kedua variabel. Subjek yang diambil dalam penelitian ini adalah 136 orang dengan jumlah sampel adalah total dari seluruh populasi responden dimana penilaian alat ukur ini digunakan skala Likert. Hasil dan Pembahasan: Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa perawat yang berada di rumah sakit ini merasa kurang terhadap kompensasi yang mereka terima, akan tetapi perawat merasa cukup terhadap mutu pelayanan yang mereka hasilkan. Berdasarkan hasil analisis Chi-Square, dapat diinterpretasikan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kompensasi dengan mutu pelayanan keperawatan di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Soasio Keslmpulan dan Saran: Berdasarkan hasil dan pembahasan diatas maka kesimpulan yang dapat diambil adalah perawat yang berada diruang rawat inap RSUD Soasio merasa kurang pada jumlah kompensasi yang mereka terima dan merasa cukup pada mutu pelayanan keperawatan yang dihasilkan,dengan demikian te~adi hubungan langsung antara kompensasi dengan mutu pelayanan keperawatan diruang rawat inap RSUD Soasio Kota Tidore Kepulauan. Secara umum, tenaga keperawatan menganggap bahwa motivasi ke~a dalam mendukung mutu pelayanan keperawatan sudah cukup, namun perlu ditingkatkan. Untuk itu, peneliti menyarankan beberapa hal menurut penelitian yang telah dilakukan yaitu antara lain: (1), Kepada kepala ruangan, sebaiknya dalam pembagian kompensasi dianalisis berdasarkan kine~a dari tenega perawat, (2), Kepada pihak manajer, dapat memperhatikan jenjang pendidikan tenaga perawat agar perawat termotivasi untuk lebih meningkatkan kinerja, diharapkan lebih memberikan bimbingan dan membuat suatu aturan dalam pemberian pelayanan kesehatan untuk mencapai mutu pelayanan yang optimal., (3), Bagi peneliti selanjutnya, agar mengembangkan variabel penelitian, yang diteliti, selain dari variabel kompensasi, dengan tujuan untuk mengetahui variabel-variabel apa saja yang terkait dengan mutu pelayanan keperawatan. Kata Kuncl: Mutu Pelayanan Keperawatan, Kompensasi
Background: In his study on evaluation system of health service quality Brent finds out that 77% of hospitals studied do not have optimum health service quality. The result of assessment made by the Ministry of Health on responsivenes.s and communication of nurses in delivering nursing service at some major hospitals in Indonesia such as Hasan Sadikin Hospital of Bandung as the biggest hospital in Jawa Barat shows that responsiveness and services of nurses at this hospital are unable to bring goodness to patients. This goes in line with the result of interview with 12,000 patients showing that 6100 patients say nurses' quality of service is not good and 1300 say nurses' quality of service is good and 2200 say the service is moderate. This study is carried out at Soasio Hospital because the achievement of quality of service of the hospital has not reached the standard, i.e. 75% - 85% according to hospital performance indicator. Objective: The study aimed to identify assessment of nurses on satisfaction with compensation, quality of nursing service at inpatient ward and relationship between compensation and quality of nursing service at inpatient ward of Soasio Hospital. Method: The study used quantitative method, cross sectional design and chi square test by correlating the variables. Subject of the study were nurses with as many as 136 total samples of respondent. Unit of measurement used was Likert Scale. Result and Discussion: Nurses felt the compensation they received was inadequate; however they felt that the quality of service they produced was adequate. The result of chi square analysis showed that there was significant relationship between compensation and quality of nursing service at inpatient ward of Soasio Hospital. Conclusion and Suggestion: There was difference in the result of assessment made by head of ward and nurses between quality of nursing service and compensation but both said there was relationship between quality of nursing service and compensation at Soasio Hospital. In order that the quality of nursing service could be optimum the directors were expected to give supervision, provide training for nurses to improve performance and give compensation based on work performance so that nurses were motivated to impro.ve their performance. It was necessary to develop variables to identify other variables related to quality of nursing service. Keywords: compensation, quality of nursing service
Kata Kunci : Mutu pelayanan,Keperawatan,Kompensasi