Pengaruh nama perumahan terhadap harga rumah :: Studi pada Perumahan Casa Grande di Yogyakarta
ASMARA, Sandhy Tyas, Prof. Dr. Eduardus Tandelilin, M.B.A
2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini dilakukan untuk menguji seberapa besar pengaruh nama perumahan terhadap harga rumah di kawasan perkotaan Yogyakarta. Pemilihan perumahan yang relatif homogen dalam hal fasilitas dan kualitas bangunan sebagai studi kasus, dan penggunaan model Hedonic Price memungkinkan nama perumahan diisolasi sedemikian hingga pangaruhnya terhadap nilai rumah dapat diketahui. Preferensi responden atas faktor-faktor yang menjadi pertimbangan dalam pemilihan rumah juga diteliti. Model Hedonic Price dalam bentuk persamaan ekonometrika dibuat dengan menjadikan luas tanah, luas bangunan, jarak ke pusat perkotaan Yogyakarta, dummy jumlah kamar tidur, dummy posisi situs rumah (hook atau bukan) sebagai variabel kendali sehingga Dummy nama perumahan dapat diketahui pengaruhnya. Kuisioner dalam skala Likert digunakan untuk mengetahui preferensi responden atas faktor-faktor yang menjadi pertimbangan mereka dalam memilih rumah. Responden juga diminta memeringkat empat nama perumahan yang diteliti berdasarkan atas popularitasnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nama perumahan berpengaruh positif terhadap nilai rumah. Model ekonometrika yang dikembangkan memiliki nilai adjusted R2 sebesar 92% dan konstanta yang tidak signifikan pada tingkat kepercayaan 90%. Rata-rata orang bersedia membayar premium harga paling tidak 6,8% lebih tinggi dari harga rata-rata rumah yang diteliti untuk dapat tinggal di perumahan Casa Grande (berdasarkan tingkat kepercayaan 95%). Hasil kuisioner menunjukkan bahwa ada lebih dari 65% responden yang menyatakan bahwa nama perumahan merupakan salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam memilih rumah. Hasil pemeringkatan popularitas nama perumahan juga menempatkan perumahan Casa Grande sebagai perumahan yang paling populer. Hasil ini manjadi saling melengkapi dengan hasil dari analisis Hedonic Price atas pangaruh nama perumahan terhadap nilai rumah dan memperkuat kesimpulan bahwa nama perumahan berpengaruh terhadap nilai rumah
This research discusses how houses price in the metropolitan area of Yogyakarta are affected by a residential brand name. The homogenous nature of the residential that having similar market segment (homogeny in provided facilities, construction quality), and the Hedonic Price model make it possible to isolate the effect of a residential brand name. The preference factors influencing respondent choices of houses are also examined. The econometric model of hedonic pricing is developed. Lot size, building square, distance to CBD, dummy bed rooms, and dummy house footage are set to be the control variables. Thus, the effect of dummy residential brand name on the house value could be determined. The Lickert scaled questioners were equipped to find out the respondents’ preferences on the influencing factors affected their judgment in buying a house. The respondents are also requested to rank the selected residential brand name based on its popularity. The research find out that residential brand name do positively affected the houses price. The developed model has an adjusted R2 value of 92%, and an insignificant constant value (with 90% confidence level). On the average, people are willing to pay a premium of at least 6.8% above the average price data (with 95% confidence level) for having a house in Casa Grande (Casa Grande is a residential brand name). The questionnaire result shows that respondents are also put Casa Grande as the most popular residential name. More than 65% of respondents are also said that they do consider the residential brand name on their choice of a house. So, there is a complementary result of hedonic pricing model and respondents’ preferences on a residential brand name.
Kata Kunci : Perumahan,Harga rumah,Kualitas bangunan, Resedential Brand Name, Hedonic Price, price premium, econometrics model, Lickert scale