Hubungan simultan antara faktor-faktor fundamental dengan beta terkoreksi :: Studi empiris pada perusahaan-perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2001-2005
NOVARINI, Retno, Mardiasmo, Prof., Dr., MBA
2008 | Tesis | S2 Magister ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi sejauhmana hubungan simultan faktor-faktor fundamental (aset-size, likuiditas dan leverage) dengan beta pada situasi ekonomi bertumbuh, khususnya pada perusahaan-perusahaan manufaktur yang sahamnya aktif diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (Indonesian Stock Exchange) periode 2001 sampai dengan 2005. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi perusahaan-perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, sebanyak 291 perusahaan dengan efektif sample sebanyak 190 perusahaan yang telah disesuaikan dengan kriteria sampel. Metode ana/isis data menggunakan model Ordinary Least Square (OLS) dengan meregresikan beta fundamental dengan current ratio, size perusahaan dan leverage. Secm·a parsial dua variabel independen (asset-size dan likuiditas) tidak berhubungan signifikan dengan beta fundamental, sementara variabel leverage berhubungan positif signifikan dengan beta. Konsisten dengan penelitian Beaver, Kettler dan Scholes, 1970, peneliti menguji secara simultan antara fa ktor-faktor fundamental sebagai variabel independen dan beta terkoreksi sebagai variabel dependen dan hasilnya menunjukkan signifikan, pada situasi ekonomi nasional yang sedang bertumbuh antara tahun 2004 dan 2005. Hasil uji hipotesis menggunakan data empiris dengan model t-test terbukti bahwa secara parsial variabel likuiditas, asset-size tidak berhubungan signifikan pada tingkat signifikansi 5% atau 0,05 sementara leverage berhubungan signifikan pada derajat keyakinan 95%. Tetapi melalui dummy variabel sebagai pertumbuhan ekonomi nasional yang mengalami p ertumbuhan rata-rata dari 4% menjadi 5,5% menunjukkan hubungan yang signifikan pada signifikansi 1%. Hasil uji hipotesis menggunakan F-test atau uji simultan (simultaneous-test) membuktikan bahwa secara serentak ketiga variabel independen tersebut berhubungan signifikan pada tingkat signifikansi 1% atau 0,01 dengan P. vaue sebesar 0,000 dan Fhitung sebesar 9,371. Dengan demikian hasil pengujian hipotesis tersebut konsisten dengan hasil peneliti terdahulu yang belum didukung teori, sehingga tingkat likuiditas dan asset-size pada perusahaan besar seem-a parsial berhubungan tidak signifikan, sedangkan secara simultan berhubungan signifikan dengan beta pada derajat keyakinan 99%.. Key word; size perusahaan, tingkat likuiditas, leverage dan beta fundamental yang terkoreksi menurut Fowler dan Rorke
The aim of the research is to investigated how far the simultaneous relationship between factors fundamental ( asset - size, liquidity and leverage ) and Beta at the economic growth situation , specially at the manufactured companies that listed and actively stock trading in Indonesian Stock Market on 2001 -2005. The sample research are 291 manufactured companies that listed in Indonesian Stock Market and effectively sample based on criteria as 190 companies. The research use Ordinary Least Square ( OLS ) model and regression between factors fundarnnetal and current ratio, company size and leverage. Partially two independent variable ( asset-size aaand liquidity ) doesn' t significant relationship with correction beta, meanwhile leverage variable significant relationship with beta. Based on the research by Beaver, Kettler and Scholes (1970), researcher using Fundamental factors as independent variable and correction beta as dependent variable and tested partially and simultaneously. The result of the research has different mean. Using empirical data with t-test model has a result that partially liquidity and asset-size doesn't related significantly at significant level 5% or 0.05, meanwhile leverage related significantly at 95% possibility degree. Economic growth as a dummy variable that has 4 - 5.5% average growth, has shown significant relationship at I% significant level. Using F-test or simultaneous test, has shown that if we tested of variable together we can found that the three of variable has significant related at significant level 1% with P-value 0.000 anfF-test as 9.37 1. Based on the research, it has the meaning with the elder research whic hasn't support by theory, so the conclusion are liquidity and asset-size at big companies partilally un-related signnificantly meanwhile simultaneously it has related significantly with Beta at 1% degree of possiblity. Key word: asset-size, liquidity, leverage and correction fundamental beta ( Fowler and Rorke ).
Kata Kunci : Size perusahaan,Tingkat likuiditas,Leverage dan beta fundamental yang terkoreksi menurut Flower dan Rorke