Strategi PT Pupuk Kaltim dalam menentukan kelangsungan operasional pabrik Kaltim-1
SIRAIT, Majus Luther, John Suprihanto, Dr., MIM
2008 | Tesis | S2 Magister ManajemenSuatu perusahaan untuk dapat bertahan dan berkembang dalam dunia bisnis, maka perusahaan tersebut harus selalu mengembangkan diri secara berkesinambungan dan terencana. Dalam menghadapi perubahan iklim bisnis pupuk khususnya jenis urea, seperti perubahan pola subsidi, harga bahan baku, dapat terjadi kapan saja. Oleh karena itu PT. Pupuk Kaltim dituntut untuk selalu siap menghadapi situasi apapun terutama perubahan harga-harga bahan baku gas alam. Pupuk Kaltim, yang memiliki 4 pabrik, berusaha mempertahankan produktivitas agar dapat bersaing dengan kompetitor lainnya. Naiknya harga minyak dunia turut mempengaruhi kenaikan harga gas alam yang merupakan bahan baku utama yang memberikan sekitar 60% terhadap harga pokok produksi. Salah satu pabrik, yaitu Kaltim 1 â€terancam†tidak dapat beroperasi dengan layak secara komersil pasca berakhirnya kontrak gas tahun 2012 yang akan datang yang diperkirakan harga gas akan mengalami kenaikan. Penyebab utamanya adalah tingginya pemakaian energi dalam menghasilkan per satuan produk urea dan ammonia. Tujuan dari tesis ini adalah mencari alternatif yang tepat dalam menentukan keputusan apa yang dapat diambil oleh manajemen untuk mempertahankan produktifitas dalam rangka mendukung strategi diversifikasi konsentrik perusahaan. Dalam tesis ini, analisis dan pembahasan dibuat dengan menggunakan metode komparasi teknis dan ekonomis antara Kaltim 1 dan Kaltim 2 serta analisis keuangan beberapa alternatif terhadap masa depan Kaltim 1. Dari hasil analisis dapat terlihat bahwa untuk dapat mempertahankan produktifitas agar dapat bersaing adalah dengan mengganti pabrik Kaltim 1 dengan yang baru.
To survived and well developed in business area, a company shall develop it self continuously and well programmed. To face fertilizer business climate changing, such as subsidize mechanism and raw material price, can be occurred in anytime. Therefore, PT. Pupuk Kaltim is emphasized to be ready to face any changing situation particularly on raw material natural gas price change. Pupuk Kaltim that currently operates 4 plants, keeps its productivity in order to have tight competition with other competitor. Oil world price increasing is influencing main raw material price, natural gas, which contributes of ± 60% to cost of good sold. The oldest Kaltim 1 plant shall not be run commercially in the next contract period (after 2011) due to gas price increased sharply nowadays. The main reason is caused by high plant energy consumption. The objective of this thesis is to decide which best option should be applied keeping its production continuity that supports a company concentric diversification strategic as well. The analysis of this thesis is made by using both technically and economically comparably method between Kaltim 1 and Kaltim 2 then summarizing how far of Kaltim 1 in-efficiency. Financial analysis of some options of keeping plant operation continuity shall be done in accordance. The result of the analysis shows that by keeping productivity and strengthening its position in market place, replacement of old Kaltim 1 plant with the new one has to be considered in the future. Key words : Gas contract, high plant energy consumption, plant operation continuity, technical and financial analysis, replacement of old Kaltim 1.
Kata Kunci : Kontrak gas,Energi tinggi,Kelangsungan operasional,Analisis teknis dan ekonomis,Gas contract,high plant energy consumption,plant operation continuity,technical and financial analysis,replacement of old Kaltim 1