Pengaruh kapabilitas pembelajaran organisasional pada kepuasan kerja staf pendukung pelayanan dan fungsional pemeriksa KPP Pratama di Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak Daerah Istimewa Yogyakarta
UTAMI, Endang Srie Rahayu, Diah Retno Wulandaru, Dra., MBA
2008 | Tesis | S2 Magister ManajemenDimensi-dimensi yang membentuk kapabilitas pembelajaran organisasional dalam suatu organisasi akan mempengaruhi kondisi emosional menyenangkan atau tidak menyenangkan dimana para pegawai memandang pekerjaan mereka, atau yang dikenal dengan kepuasan kerja Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kapabilitas pembelajaran organisasional pada kepuasan kerja tersebut dan menentukan dimensi dari kapabilitas pembelajaran organisasional yang secara tidak langsung paling mempengaruhi kepuasan kerja Data dikumpulkan dari lima KPP Pratama di wilayah Kanwil DJP DIY. Survei ditujukan kepada para staf pendukung pelayanan dan fungsional pemeriksa. Sebanyak 155 kuesioner berhasil diperoleh dan semua memenuhi kriteria untuk diolah lebih lanjut. Hasil dari analisis data dengan menggunakan PLS path modelingmenunjukkan kapabilitas pembelajaran organisasional berpengaruh positif padakepuasan kerja Perhitungan model pengukuran menunjukkan bahwa dialog merupakan dimensi yang secara tidak langsung memberikan pengaruh paling kuat pada kepuasan kerja, diikuti oleh interaksi dengan lingkungan eksternal, pengambilan keputusan partisipatif, eksperimentasi, dan pengambilan risiko. Kata kunci: kapabilitas pembelajaran organisasional, kepuasan kerja, staf pendukung pelayanan, fungsional pemeriksa, KPP Pratama, Kanwil DJP DIY, PLS path modeling
The dimensions of the learning capability in an organization affect the emotional condition of favorable and unfavorable where employees see their jobs, known as job satisfaction. This paper is aimed to analyze the effect of organizational learning capability on job satisfaction of the employees and determine which dimension of this capability is the strongest indirect influencer on job satisfaction. Data were collected from five KPP Pratama(s) in DIY regional office of the Directorate General of Tax. Survey was addressed to account representatives and tax auditors. A total of 155 valid questionnaires were obtained. Results gathered using PLS path modeling analysis show a positive effect of organizational learning capability on job satisfaction of these employees. It also reveals from the measurement model that dialog is the dominant indirect influencer on job satisfaction, followed by interaction with the external environment,participative decision making, experimentation, and risk taking. Keywords: organizational learning capability, job satisfaction, account representatives, tax auditors, KPP Pratama, DIY regional office of the directorate general of tax, PLS path modeling
Kata Kunci : Kapabilitas pembelajaran organisasional,Kepuasan kerja,Staf pendukung pelayanan