Functional Benchmark manajemen produksi Instalasi izi RSUD Sulawesi tenggara dengan Food and Beverage Hotel Quality Makassar
MASYITA, dr. Adi Utarini, M.Sc.,MPH.,Ph.D
2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Manaj. Rumah Sakit)Latar belakang: Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulawesi Tenggara adalah milik Pemerintah Propinsi Sulawesi Tenggara yang didirikan pada tahun 1969/1970 dengan status tipe C dan kemudian menjadi tipe B non pendidikan. Salah satu instalasi penunjang pelayanan rawat inap di RSUD Sulawesi Tenggara adalah instalasi gizi. Pengelolaan instalasi gizi RSUD Sulawesi Tenggara dari tahun ke tahun nampaknya tidak mengalami perubahan dan peningkatan baik dari segi kualitas pelayanan makanan atau pengolahan bahan makanan. Salah satu cara untuk memperbaiki kualitas pelayanan gizi di RSUD Sulawesi Tenggara adalah dengan melakukan analisis benchmark fungsional. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi yang dilakukan di Instalasi Gizi RSUD Sulawesi Tenggara dan departemen food and beverage hotel Quality Makasar. Penelitian dilakukan dengan analisis benchmark fungsional, yaitu dengan membandingkan antara Instalasi Gizi RSUD Sulawesi Tenggara dengan bagian Food and Beverage Hotel Quality Makassar. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan antara Instalasi Gizi RSUD Sulawesi Tenggara dengan bagian Food and Beverage Hotel Quality Makassar. Perbedaan tersebut meliputi hubungan kerja, pembagian tugas, perencanaan menu makanan, sistem pengadaan menu makanan, siklus menu/daftar menu makanan, sistem penyimpanan bahan makanan dan minuman, sarana dan peralatan proses pengolahan makanan, ruang produksi, dapur belum ada cerobong asapnya, dan belum ada petugas khusus yang menyajikan makanan. Kesimpulan dan saran: Kinerja Instalasi Gizi RSUD Sulawesi Tenggara ternyata lebih rendah daripada bagian Food and Beverage Hotel Quality Makassar. Oleh sebab itu pihak RSUD Sulawesi Tenggara melakukan perbaikan-perbaikan yang meliputi hubungan dan pembagian tugas disesuaikan dengan struktur organisasi, memilih rekanan atau supplier yang profesional melalui tender, memperbaiki sistem penyimpanan bahan makanan dan peralatan proses produksi, merekrut juru masak yang sudah terlatih, serta menyediakan petugas khusus untuk menyajikan makanan kepada pasien.
Background: Sulawesi Tenggara General Hospital was established in 1969-1970, it belong to the government of Province of Sulawesi Tenggara. In the beginning, it was a type C hospital, and then it was upgrade to a type B non educational hospital. One of the supporting instalations in Sulawesi Tenggara General Hospital is the nutrition instalation. For several years, the management of the nutrition instalation of Sulawesi Tenggara General Hospital did not show significant improvement, either its service quality or its food processing. One of the several ways to improve the nutrition instalation of Sulawesi Tenggara General Hospital is by performing the functional benchmark analysis. Method: This research is a descriptive case study. The data is collected by using questionnaire and direct observation, carried out in the nutrition instalation of Sulawesi Tenggara General Hospital and the Food-And- Beverage Department of Quality Hotel Makassar. This research applies functional benchmark analysis for comparing the nutrition instalation of Sulawesi Tenggara General Hospital and the Food-And-Beverage Department of Quality Hotel Makassar. Result: The result of the research indicates several differences between the service quality of the nutrition instalation of Sulawesi Tenggara General Hospital and the Food-And-Beverage Department of Quality Hotel Makassar. The differences are existed in work relationship, task distribution, menu planning, food preparation, menu cycle, food and beverage storage system, food processing facilities, production room, unavailability of kitchen exhaust system, and no particular officer for meal serving. Conclusion and suggestion: The service quality in the nutrition instalation of Sulawesi Tenggara General Hospital is lower than the Food- And-Beverage Department of Quality Hotel Makassar. Therefore, the management of Sulawesi Tenggara General Hospital should perform improvements in several aspects, i.e. adjusting the work relationship and task distribution to the organization structure, selecting professional partners and suppliers throughout tenders, fixing the food and beverage storage system and processing facilities, recruiting well-skilled chefs and cooks, and also putting particular officers for delivering foof to the patients.
Kata Kunci : Instalasi Gizi,Kinerja Layanan, Functional Benchmark, the nutrition instalation of Sulawesi Tenggara General Hospital, the Food-And-Beverage Department of Quality Hotel Makassar