Laporkan Masalah

Hubungan karakteristik petugas baca dengan frekuensi kesalahan baca stand kWh meter pelanggan di PT. PLN (Persero) UPJ Sleman Yogyakarta

ADAM, Muhammad, Dr.Ir. Sasongko PH., DEA

2005 | Tesis | S2 Teknik Elektro (Magister Sistem Energi Elektrik

Listrik merupakan sarana untuk meningkatkan derajat hidup manusia. Tingkat konsumsi energi listrik mencerminkan tingkat kesejahteraan pelanggan. Kesejahteraan pelanggan diselaraskan antara hak dan kewajibanya membayar energi listrik yang terpakai setiap bulannya. Pencatatan rekening listrik untuk mengetahui pemakaian pelanggan tidak terlepas dari adanya kesalahan baca. Kesalahan baca termasuk bagian dari energi listrik yang hilang tidak terbayar. Undang-undang nomor 8 tahun 1999 telah mengatur tentang perlindungan konsumen. Dimana bila konsumen kurang puas atau kecewa dengan pelayanan yang diberikan oleh pihak pengelola ketenaga listrikan berhak protes dan menuntut ganti rugi. Program penurunan kesalahan baca yang paling tepat memberikan kontribusi untuk mengurangi energi listrik yang hilang dengan biaya yang lebih murah dan cepat. Hasil analisis data untuk dua alat bantu kerja seperti Daftar Pelanggan Meter (DPM) dan Personal Data Entry (PDE), diperoleh output dari hasil analisis regresi berganda dengan model backward. Di ketahui pembacaan pada saat menggunakan DPM memiliki nilai konstanta sebesar 3,629 untuk umur dan pendidikan dengan nilai signifikansi < 0,05, menyatakan bahwa setiap bertambahnya umur (karena tanda +) berpeluang timbulnya kesalahan baca sebesar 0,062. sebaliknya pendidikan memiliki nilai konstanta sebesar -1,482 hal ini menyatakan bahwa setiap bertambahnya pendidikan seorang petugas (karena tanda -) mengurangi timbulnya kesalahan baca sebesar -1,482. Untuk pembacaan pada saat menggunakan PDE memiliki nilai konstanta 1,643 yang dihasilkan dari pendidikan dengan nilai signifikansi > 0,05. dengan koefisien regresi untuk pendidikan petugas -0,466 (karena tanda -) hal ini berarti setiap bertambahnya pendidikan seorang petugas baca mengurangi timbulnya kesalahan baca sebesar -0,466 ini berarti penggunaan PDE berpengaruh signifikan menurunkan kesalahan baca.

Electricity is an equipment to increase human life value. The level of electricity energy consumption reflects the level of customer welfare. Customer welfare should be in balance between the right and the obligation to pay the electricity energy used monthly. Electricity bill recording to know the customer usage is not escaped from the existence of miss reading. Misreading is included in the part of electrical energy, which is lost and not paid. Regulation number 8 in the year of 1999 has arranged about the customer protection, in which in the customer is not satisfied or disappointed to the service given by the party controlling electricity, it has right to propose a complain and require for substitute. The most appropriate program of misreading reduction gives contribution to the reduction of lost unpaid electrical energy with cheaper cost and fast. The result of data analysis for two instruments, such as Daftar Pelanggan Meter (DPM) and Personal Data Entry (PDE) gave result in the output of data processed from the result of multiple regression analysis with backward model. It was found out that when using DPM, it had constant value of 3.629 for age and education with significance value of <.05, stating that each age addition (because of + sign) had an opportunity to reveal misreading of 0.062. On the contrary, education had misreading value of -1.482, stating that each educational addition of a reader (because of – sign) reduced the occurrence of misreading of -1.482. For reading using PDE, it had constant value of 1.643 with misreading value because of educational factor of -0.466 with significance value of > .05. This meant that if the education of the reader (because of – sign) stated that each educational addition of a reader would reduce the occurrence of misreading of -0.466. This meant that the use of PDE affected significantly in reducing misreading.

Kata Kunci : Energi Listrik,Pencatatan Rekening Listrik,Kesalahan Baca, Misreading, Daftar Customer Meter, Personal Data Entry

  1. S2-PAS-2005-Muhammad_Adam-Abstract.pdf  
  2. S2-PAS-2005-Muhammad_Adam-Bibliography.pdf  
  3. S2-PAS-2005-Muhammad_Adam-TableofContent.pdf  
  4. S2-PAS-2005-Muhammad_Adam-Title.pdf