Ekspektasi Usaha dan Kepuasan: Dua Alasan UMKM Ritel DIY Setia pada GoPay
Roni Anggian Santun Napitupulu, Dr. Sahid Susilo Nugroho, M.Sc.
2026 | Skripsi | MANAJEMEN
Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat penggunaan
berkelanjutan GoPay pada pelaku UMKM sektor ritel di Daerah Istimewa
Yogyakarta. Model penelitian menggunakan variabel kesadaran, layanan pelanggan
daring, eksternalitas jaringan, kondisi pendukung, ekspektasi kinerja,
ekspektasi usaha, kepuasan, dan niat penggunaan berkelanjutan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei.
Teknik pengambilan sampel menggunakan metode pengambilan sampel nonprobabilitas
dengan teknik pengambilan sampel bertujuan. Responden penelitian berjumlah 300
pelaku UMKM sektor ritel di Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah menggunakan
GoPay sebagai metode pembayaran digital. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least
Squares Pemodelan Persamaan Struktural (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak
SmartPLS 4.
Hasil penelitian
menunjukkan bahwa seluruh hipotesis didukung. Ekspektasi kinerja dan ekspektasi
usaha berpengaruh positif terhadap kepuasan dan niat penggunaan berkelanjutan.
Kepuasan berpengaruh positif terhadap niat penggunaan berkelanjutan. Selain itu,
kesadaran berpengaruh positif terhadap ekspektasi kinerja, layanan pelanggan
daring berpengaruh positif terhadap ekspektasi usaha dan kepuasan,
eksternalitas jaringan berpengaruh positif terhadap kepuasan dan niat
penggunaan berkelanjutan, serta kondisi pendukung berpengaruh positif terhadap
niat penggunaan berkelanjutan.
Temuan ini
menunjukkan bahwa peningkatan manfaat, kemudahan penggunaan, kualitas layanan,
serta dukungan lingkungan menjadi faktor penting dalam mendorong niat
penggunaan berkelanjutan GoPay pada pelaku UMKM ritel di Daerah Istimewa
Yogyakarta.
This study aims to
analyze the factors influencing the continuance intention to use the GoPay
digital wallet among retail Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the
Special Region of Yogyakarta. The
research model includes the constructs of awareness, online customer service,
network externalities, facilitating conditions, performance expectancy, effort
expectancy, satisfaction, and continuance intention.
This study employed
a quantitative approach using a survey method. Data were collected through
non-probability sampling method with a purposive sampling technique involving
300 retail MSMEs in the Special Region of Yogyakarta that use GoPay as a
digital payment method. Data were analyzed using Partial Least Squares
Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.
The results show
that all proposed hypotheses were supported. Performance expectancy and effort
expectancy positively affect satisfaction and continuance intention.
Satisfaction positively affects continuance intention.
Furthermore,
awareness positively affects performance expectancy, online customer service
positively affects effort expectancy and satisfaction, network externalities
positively affect satisfaction and continuance intention, while facilitating
conditions positively affect continuance intention. These findings indicate
that perceived benefits, ease of use, service quality, and environmental
support play important roles in encouraging the continuance intention to use
GoPay.
Kata Kunci : GoPay, niat penggunaan berkelanjutan, UMKM, pembayaran digital, PLS-SEM.