Pengaruh Biaya Lingkungan dan Kinerja Lingkungan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Sektor Energi dan Bahan Baku Tahun 2021 – 2025)
Ahmad Burhanudin, Rizky Wulandari, S.E., M.Acc., CFr.A
2026 | Tugas Akhir | D4 Akuntansi Sektor Publik
Isu lingkungan menjadi perhatian investor, terutama pada sektor energi dan bahan baku yang tergolong industri sensitif terhadap lingkungan. Kewajiban laporan keberlanjutan dan penilaian PROPER menghasilkan dua informasi akuntansi lingkungan, yaitu biaya lingkungan dan kinerja lingkungan, tetapi penelitian terdahulu menunjukkan arah pengaruh yang tidak konsisten terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh biaya lingkungan dan kinerja lingkungan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor energi dan bahan baku yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025 berdasarkan teori sinyal. Biaya lingkungan diukur dengan rasio biaya lingkungan terhadap laba bersih, kinerja lingkungan diukur dengan skor peringkat PROPER, dan nilai perusahaan diukur dengan Tobin’s Q. Leverage (DAR), profitabilitas (ROA), dan ukuran perusahaan digunakan sebagai variabel kontrol. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 43 perusahaan dan 215 observasi. Data dianalisis dengan regresi data panel menggunakan Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya lingkungan dan kinerja lingkungan tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, meskipun biaya lingkungan menunjukkan arah negatif yang sesuai dengan hipotesis. Temuan ini menunjukkan bahwa informasi akuntansi lingkungan belum menjadi sinyal yang cukup kuat bagi investor dalam menilai perusahaan sektor energi dan bahan baku.
Environmental issues have become a concern for investors, particularly in the energy and basic materials sectors, which are classified as environmentally sensitive industries. Mandatory sustainability reporting and the PROPER rating program provide two types of environmental accounting information, namely environmental costs and environmental performance, yet prior studies report inconsistent effects of this information on firm value. This study aims to analyze the effect of environmental costs and environmental performance on firm value in energy and basic materials companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2021–2025 period, based on signaling theory. Environmental costs are measured as the ratio of environmental costs to net income, environmental performance is measured by PROPER rating scores, and firm value is measured by Tobin’s Q. Leverage (DAR), profitability (ROA), and firm size are used as control variables. Using purposive sampling, the sample consists of 43 companies with 215 observations. The data were analyzed using panel data regression with the Fixed Effect Model. The results show that environmental costs and environmental performance have no significant effect on firm value, although environmental costs show a negative direction consistent with the hypothesis. These findings indicate that environmental accounting information has not yet become a sufficiently strong signal for investors in valuing energy and basic materials companies.
Kata Kunci : biaya lingkungan, kinerja lingkungan, PROPER, nilai perusahaan, teori sinyal