Laporkan Masalah

Pengaruh Message Framing pada Stand-Up Reminder dalam Smartwatch terhadap Risk Comprehension, Risk Perception, dan Behavioral Intention

Arintya Widi Septyanti, Ir. Ardiyanto, S.T., M.Sc., Ph.D., AEP., IPM.

2026 | Skripsi | TEKNIK INDUSTRI

Perilaku sedentari berupa duduk dalam waktu yang lama merupakan salah satu permasalahan yang banyak dijumpai pada pekerja kantoran. Salah satu intervensi yang dapat digunakan untuk mendorong perubahan perilaku tersebut adalah stand-up reminder pada smartwatch. Namun, keberadaan reminder tidak secara langsung menjamin pengguna akan merespons pesan yang diberikan. Cara penyampaian pesan melalui message framing dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi bagaimana individu memahami dan menilai informasi risiko serta membentuk niat untuk melakukan perubahan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh message framing pada stand-up reminder dalam smartwatch terhadap risk comprehension, risk perception, dan behavioral intention pada pekerja kantoran. 

Penelitian menggunakan desain eksperimen between-subject dengan tiga jenis message framing, yaitu gain-framed, neutral-framed, dan loss-framed. Pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan kuesioner dan melibatkan 473 responden, dengan 452 responden yang memenuhi kriteria dan digunakan dalam analisis. Instrumen penelitian terdiri dari satu pertanyaan open-ended yang digunakan untuk mengukur risk comprehension, enam pertanyaan dengan skala Likert 1-7 untuk mengukur risk perception, dan tiga pertanyaan skala Likert 1-5 untuk mengukur behavioral intention. Perbedaan nilai antar kelompok dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan uji Post Hoc untuk analisis lanjutan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa message framing berpengaruh signifikan terhadap risk comprehension (p < 0>risk perception (p < 0>behavioral intention (p < 0>loss-framed menunjukkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan kelompok gain-framed dan neutral-framed. Selain itu, risk perception memiliki hubungan positif dan signifikan dengan behavioral intention pada kelompok gain-framed (rs = 0.543), neutral-framed (rs = 0.624), dan loss-framed (rs = 0.587), sedangkan risk comprehension tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan risk perception maupun behavioral intention pada seluruh kelompok framing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyajian pesan dengan menekankan konsekuensi negatif dapat meningkatkan pemahaman risiko, persepsi risiko, dan niat untuk melakukan perubahan perilaku terkait sedentary behavior pada pekerja kantoran.

Sedentary behavior, particularly prolonged sitting, is a prevalent issue among office workers. One intervention that can be used to encourage behavioral change is a stand-up reminder delivered through a smartwatch. However, the presence of a reminder does not necessarily ensure that users will respond to the message provided. The manner in which a message is presented through message framing may influence how individuals understand and evaluate risk information and subsequently form intentions to change their behavior. This study aims to examine the effect of message framing in smartwatch stand-up reminders on risk comprehension, risk perception, and behavioral intention among office workers.

This study employed a between-subject experimental design with three types of message framing: gain-framed, neutral-framed, and loss-framed. Data were collected online through a questionnaire involving 473 respondents, of whom 452 met the inclusion criteria and were included in the analysis. The research instrument consisted of one open-ended question to measure risk comprehension, six items using a 7-point Likert scale to measure risk perception, and three items using a 5-point Likert scale to measure behavioral intention. Differences among the framing groups were analyzed using the Kruskal–Wallis test, followed by post hoc tests for further analysis.

The results showed that message framing had a statistically significant effect on risk comprehension (p < 0>s = 0.543), neutral-framed group (rs = 0.624), and loss-framed group (rs = 0.587). In contrast, risk comprehension was not significantly associated with either risk perception or behavioral intention across any of the framing groups. These findings indicate that presenting messages by emphasizing negative consequences may enhance risk comprehension, risk perception, and behavioral intention to engage in behavioral change related to sedentary behavior among office workers. 

Kata Kunci : stand-up reminder, sedentary behavior, risk comprehension, risk perception, behavioral intention, smartwatch, pekerja kantoran

  1. S1-2026-494358-abstract.pdf  
  2. S1-2026-494358-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-494358-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-494358-title.pdf