Evaluasi Implementasi Sistem Informasi Penatausahaan Badan Layanan Umum Daerah (SIP-BLUD) Dalam Mendukung Penatausahaan Keuangan BLUD Di Puskesmas Kroya II Kabupaten Cilacap
Diva Amanda Frilyanti, Mukhlis, S.E., M.Acc
2026 | Tugas Akhir | D4 Akuntansi Sektor Publik
Sistem Informasi Penatausahaan Badan Layanan Umum Daerah (SIP-BLUD)
telah digunakan sejak 2021 untuk membantu penatausahaan keuangan Badan Layanan
Umum Daerah (BLUD) di Puskesmas Kroya II Kabupaten Cilacap. Namun, adanya
kendala teknis dan operasional menyebabkan keberhasilan implementasinya tidak
dapat dinilai hanya dari fakta bahwa sistem telah digunakan. Penelitian ini
bertujuan mengevaluasi implementasi SIP-BLUD dalam mendukung penatausahaan
keuangan BLUD di Puskesmas Kroya II Kabupaten Cilacap berdasarkan enam dimensi
model kesuksesan sistem informasi delone dan
mclean (2003). Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui wawancara
semi-terstruktur terhadap lima informan yang terdiri atas akuntan, bendahara
penerimaan, dan bendahara pengeluaran Puskesmas Kroya II sebagai operator serta
pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap dan BPKAD Kabupaten Cilacap sebagai
verifikator. Data tersebut didukung oleh observasi langsung dan dokumentasi. Analisis
dilakukan berdasarkan kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan,
penggunaan, kepuasan pengguna, dan manfaat bersih. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa implementasi SIP-BLUD dinyatakan berhasil karena keenam dimensi tersebut
terpenuhi. SIP-BLUD mampu mendukung pencatatan transaksi, pembukuan, dan
penyediaan dokumen penatausahaan, digunakan secara rutin sesuai kebutuhan dan
tanggung jawab pengguna, serta memberikan manfaat berupa proses kerja yang
lebih sederhana dan waktu penyelesaian yang lebih singkat. Beberapa
keterbatasan masih ditemukan, dan tahapan pelaporan lanjutan tertentu tetap
dilakukan melalui sistem informasi pemerintahan daerah (SIPD).
The Regional Public Service Agency Administration
Information System (SIP-BLUD) has been used since 2021 to support the financial
administration of Regional Public Service Agencies (BLUD) at Puskesmas Kroya
II, Cilacap Regency. However, technical and operational constraints mean that
the success of its implementation cannot be judged solely by the fact that the
system is in use. This study aims to evaluate the implementation of SIP-BLUD in
supporting BLUD financial administration at Puskesmas Kroya II, Cilacap
Regency, based on the six dimensions of the DeLone and McLean (2003)
information systems success model. The study employed a qualitative method with
a case study approach. Data were obtained through semi-structured interviews
with five informants: the accountant, the revenue treasurer, and the
expenditure treasurer of Puskesmas Kroya II as operators, together with the
Cilacap Regency Health Office and the Regional Financial and Asset Management
Agency (BPKAD) of Cilacap Regency as verifiers. The data were supported by
direct observation and documentation. The analysis was based on system quality,
information quality, service quality, use, user satisfaction, and net benefits.
The results show that the implementation of SIP-BLUD is declared successful because
all six dimensions are fulfilled. SIP-BLUD is able to support transaction
recording, bookkeeping, and the provision of administration documents, is used
routinely according to users’ needs and responsibilities, and delivers benefits
in the form of simpler work processes and shorter completion times. Some
limitations remain, and certain further reporting stages are still carried out
through the regional government information system (SIPD).
Kata Kunci : Badan Layanan Umum Daerah (BLUD); Evaluasi Implementasi, Model DeLone dan McLean; Penatausahaan Keuangan; SIP-BLUD