Praktik Bermusik Musisi Jalanan Yogyakarta di Ruang Digital: Pemaknaan dan Strategi Monetisasi melalui Live Streaming TikTok
Regi Anjani, Oki Rahadianto Sutopo, Ph.D
2026 | Skripsi | Sosiologi
Pemanfaatan fitur live streaming TikTok membuka ruang baru bagi musisi jalanan untuk mempertunjukkan musik, menjangkau audiens, dan memperoleh pendapatan dari aktivitas bermusik. Praktik yang sebelumnya berpusat di ruang jalanan kini dijalankan pula di ruang digital dengan pola interaksi dan cara kerja yang berbeda. Kondisi tersebut mendorong musisi jalanan untuk menyesuaikan praktik bermusik yang selama ini dibangun di Malioboro dengan logika platform digital. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana musisi jalanan Yogyakarta memaknai ruang digital serta menjalankan strategi monetisasi melalui praktik bermusik dalam live streaming TikTok.
Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi terhadap tujuh anggota Komunitas Angklung Satria di Malioboro untuk menelusuri pengalaman mereka memasuki ruang digital melalui TikTok. Ruang digital dipahami sebagai bagian dari praktik bermusik sehari-hari, sementara proses adaptasi berlangsung melalui pengalaman menggunakan platform, mengenali algoritma, membaca respons audiens, dan menyesuaikan bentuk pertunjukan selama live streaming.
Pengalaman bermusik di Malioboro menjadi dasar bagi anggota Angklung Satria dalam menghadapi ruang digital. Habitus yang terbentuk melalui praktik bermusik di ruang jalanan tetap bekerja dalam live streaming TikTok, sementara pengalaman berhadapan dengan karakter platform membentuk kapital digital. Kapital digital tersebut kemudian dikonversi dalam praktik bermusik. Perhatian dan relasi dengan audiens berkembang menjadi sumber dukungan bagi komunitas melalui virtual gift, sekaligus membuka akses terhadap kesempatan tampil di luar platform.
Ruang jalanan dan ruang digital pada akhirnya membentuk dua arena yang saling berkaitan. Pengalaman bermusik di ruang jalanan dan ruang digital saling membentuk praktik bermusik Angklung Satria, sehingga kedua ruang tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan bermusik.
The use of TikTok Live opens up a new space for street musicians to perform, reach audiences, and generate income through their musical activities. Musical practices that were once centered in street spaces are now increasingly carried out in digital environments, where performances are shaped by different forms of interaction and platform dynamics. This shift has encouraged street musicians to adapt the musical practices they have developed in Malioboro to the logic of digital platforms. This study explores how street musicians in Yogyakarta make sense of digital space and develop monetization strategies through their musical practices on TikTok Live.
Using a qualitative approach and ethnographic methods, this study examines the experiences of seven members of the Angklung Satria community in Malioboro as they entered the digital space through TikTok. Digital space is understood as part of their everyday musical practice, while adaptation unfolds through learning the platform, recognizing its algorithm, responding to audiences, and adjusting their performances during live streaming.
The experience of performing in Malioboro became a foundation for Angklung Satria as the community entered the digital space. The habitus formed through musical practices in the street space continued to operate in TikTok live streaming, while experiences of navigating the platform shaped digital capital. This digital capital was then converted through musical practices. Audience attention and relationships developed through live streaming became sources of support for the community through virtual gifts, while also opening access to performance opportunities beyond the platform.
Street and digital spaces ultimately constitute two interconnected arenas. Experiences of performing in the two spaces shape Angklung Satria’s musical practices, making street and digital spaces inseparable from the community’s musical life.
Kata Kunci : Praktik Bermusik, Musisi Jalanan, Ruang Digital, Live Streaming TikTok, Strategi Monetisasi.