Aplikasi sistem ifnormasi geografi untuk identifikasi sebaran pusat perbelanjaan wilayah kota Yogyakarta
Beni Suprayogi, Drs. H.B.S. Eko Prakoso, M.SP.
2004 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI SVIdentifikasi lokasi pusat-pusat perbelanjaan bertujuan untuk mengetahui pola sebaran dari fasilitas pusat perbelanjaan di Kota Yogyakarta. Sehingga dari pola sebaran keruangan dapat mengetahui wilayah atau lokasi yang potensial sebagai lokasi untuk pembangunan pusat perbelanjaan baru. Metode analisis keruangan yang digunakan untuk mempelajari perbedaan lokasi mengenai sifat-sifat penting atau semacamnya. Menggunakan sistem indeks alpha dan indeks beta, sebagai salah satu parameter pemberat dalam menentukan suatu lokasi baru yang potensial untuk pusat perbelanjaan. Dari nilai indeks beta akan diketahui tingkat konektifitas jaringan jalan, sehingga dalam menentukan suatu lokasi baru akan dapat dipertimbangan dari kondisi konektifitas jaringan jalannya, sehingga nilai aksesibilitas akan sangat penting. Dan nilai indeks alpha sebagai metode untuk mengetahui tingkat perkembangan suatu wilayah. Diketahui dalam hal ini bahwa suatu lokasi atau wilayah dikatakan potensial sebagai lokasi pusat berbelanjaan baru apabila tingkat perkembangan wilayah rendah (indeks alpha kecil), sehingga adanya pemerataan pembangunan. Dengan kepadatan atau jumlah penduduk yang rendah serta dilalui angkutan umum rendah, hal ini berkaitan dengan pengurangan kemacetan. Nilai perkembangan wilayah Kota Yogyakarta umumnya sudah merata, dengan jarak pertumbuhan signifikan melalui indeks alpha berkisar antara 0,01-0,51, dimana Kecamatan Gedongtengen merupakan wilayah paling tinggi pertumbuhannya. Untuk lokasi potensial pusat perbelanjaan setelah dilakukan overlay peta diketahui merata pada setiap wilayah bagian kota, terutama pada Kecamatan Gondokusuman, Tegalrejo dan Umbulharjo. Adanya penyebaran lokasi potensial yang merata disertai dengan pertimbangan kebijakan dan parameter pendukung maka eksploitasi berlebihan pada kawasan Malioboro-Kraton Kota Yogyakarta dapat dikurangi atau dialihkan dengan tidak mengurangi citra kawasan tersebut sebagai wilayah tujuan utama wisata.
-
Kata Kunci : Sistem informasi geografis,pusat perbelanjaan