Analisis Pengaruh Karakteristik Berbagai Jenis Alat Pembatas Kecepatan dalam Mereduksi Kecepatan Sepeda Motor dan Mobil Penumpang di Kawasan Kampus UGM dan UNY
Jeremy Farrel Panggabean, Prof. Ir. Suryo Hapsoro Tri Utomo, Ph.D., IPU., ASEAN.Eng.
2026 | Skripsi | TEKNIK SIPIL
Peningkatan jumlah dan mobilitas kendaraan bermotor di daerah perkotaan menyebabkan tingginya risiko kecelakaan lalu lintas akibat pelanggaran batas kecepatan (speeding) yang terjadi setiap tahun. Salah satu cara untuk menekan angka kecepatan kendaraan memerlukan rekayasa lalu lintas berupa traffic calming berupa alat pembatas kecepatan untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dari tiga jenis alat pembatas kecepatan (speed bump, speed hump, dan speed table) dalam mereduksi kecepatan sepeda motor dan mobil penumpang, menganalisis pengaruh karakteristik fisik serta jenis kendaraan terhadap kinerja penurunan kecepatan, dan menilai kesesuaian dimensinya terhadap Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 14 Tahun 2021.
Penelitian ini dilakukan pada 30 titik lokasi di kawasan kampus UGM dan UNY menggunakan alat speed gun untuk mengukur kecepatan kendaraan dengan total 1.800 data kendaraan dengan parameter utama berbasis kecepatan persentil ke-85 (V85). Pengolahan data dianalisis menggunakan uji T, uji F ANOVA, pemodelan regresi linier berganda, dan uji asumsi klasik. Beberapa variabel data yang diduga memengaruhi penelitian ini, seperti kecepatan awal kendaraan (area 1), tinggi dan kelandaian alat pembatas kecepatan, serta variabel dummy seperti keberadaan marka jalan (ada/tidak), tipe alat pembatas kecepatan (speed bump, speed hump, dan speed table), dan jenis kendaraan (sepeda motor dan mobil penumpang).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan rata-rata awal sepeda motor (29,20 km/jam) lebih tinggi dibandingkan mobil penumpang (23,52 km/jam). Terjadi penurunan kecepatan rata-rata sepeda motor akibat alat pembatas kecepatan sebesar 10,41 km/jam, dan mobil penumpang turun sebesar 10,75 km/jam. Dari ketiga tipe yang diuji, speed table terbukti paling efektif mereduksi kecepatan dengan rerata penurunan kecepatan total sebesar 13,31 km/jam, diikuti oleh speed hump sebesar 10,88 km/jam, dan speed bump sebesar 7,55 km/jam. Berdasarkan analisis regresi linier berganda metode stepwise, diperoleh persamaan penurunan kecepatan ?V = 1,329 + 0,433(tinggi) + 0,239(kecepatan awal) - 1,695(jenis kendaraan) dengan nilai adjusted R² sebesar 51,62% yang artinya ketiga variabel tersebut secara bersama-sama mempengaruhi 51,62% perubahan penurunan kecepatan (Delta V), sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor atau variabel lain di luar model penelitian ini. Hal ini membuktikan bahwa tinggi alat pembatas kecepatan merupakan faktor paling dominan dalam mereduksi kecepatan kendaraan. Hasil evaluasi dimensi dan fisik alat pembatas kecepatan menunjukkan bahwa mayoritas alat pembatas kecepatan di lokasi penelitian belum memenuhi standar regulasi yang berlaku.
Kata Kunci : Alat Pembatas Kecepatan, Traffic Calming, Kecepatan 85 Persentil, Penurunan Kecepatan, Analisis Statistik