Laporkan Masalah

Analisis Pengelolaan Risiko pada Wakaf Produktif Berbasis Komunitas: Studi Kasus di Jogokariyan

Putri Kartini, Dewi Fatmawati, S.E., M.Ec., Ph.D; Prof. Dr., Slamet Sugiri, MBA.

2026 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan

Wakaf produktif berpotensi menghasilkan manfaat sosial dan ekonomi secara berkelanjutan, namun keberlanjutannya tidak hanya bergantung pada kemampuan menghasilkan manfaat ekonomi, tetapi juga pada kemampuan organisasi mengenali kerentanan dan mengelola risiko. Penelitian ini bertujuan menganalisis kerentanan organisasi dan praktik manajemen risiko pada pengelolaan wakaf produktif berbasis komunitas di House of Jogokariyan. Penelitian ini mengisi keterbatasan studi sebelumnya dengan menggunakan vulnerability-based conceptual model (VBCM) untuk menganalisis kerentanan organisasi dan COSO-ERM untuk memahami praktik manajemen risiko. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus tunggal melalui wawancara terhadap empat informan dan observasi nonpartisipan yang dianalisis menggunakan nvivo 12. Hasil penelitian menunjukkan tiga bentuk kerentanan, yaitu financial vulnerability, human relationship vulnerability, dan alliance vulnerability. Praktik manajemen risiko ditemukan pada lima komponen COSO-ERM, namun masih bersifat informal, berbasis pengalaman, dan belum sepenuhnya terdokumentasi. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan penilaian risiko, dokumentasi, evaluasi, dan tindak lanjut diperlukan untuk menjaga keberlanjutan aset dan manfaat wakaf.

Productive waqf can generate sustainable social and economic benefits; however, its sustainability depends not only on its ability to generate economic benefits but also on the organization’s ability to recognize vulnerabilities and manage risks that may affect the continuity of waqf assets and benefits. This study aims to analyze organizational vulnerabilities and risk management practices in community-based productive waqf, using the House of Jogokariyan as the observed business unit. This study addresses limitations in previous research by using the vulnerability-based conceptual model (VBCM) to analyze organizational vulnerabilities and COSO-ERM to understand risk management practices. A qualitative single-case study approach was employed, utilizing in-depth interviews with four informants and non-participant observation; the data analyzed using nvivo 12. The findings identify three forms of vulnerability: financial vulnerability, human relationship vulnerability, and alliance vulnerability. This study identified risk management practices across the five COSO-ERM components, although they remain largely informal, experience-based, and not fully documented. The study concludes that strengthening risk assessment, documentation, evaluation, and follow-up is necessary to support the sustainability of waqf assets and benefits.

Kata Kunci : Productive Waqf, Organizational Vulnerability, Risk Management, VBCM, COSO-ERM

  1. S2-2026-547541-abstract.pdf  
  2. S2-2026-547541-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-547541-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-547541-title.pdf