Laporkan Masalah

Membangun Resiliens Tim Kerja: Peran Emosi Kegembiraan, Resiliens Individu, dan Dukungan Sosial dalam Perspektif Multilevel

Nur Hasanah, Prof. Dr. Reni Rosari, M.B.A.; Prof. Amin Wibowo, M.B.A., Ph.D.; Rr. Tur Nastiti, M.Si., Ph.D.

2026 | Disertasi | S3 Manajemen

Tim kerja dalam organisasi keandalan tinggi (HRO) dituntut untuk mempertahankan fungsi kolektif ketika menghadapi tekanan, risiko, dan gangguan operasional. Meskipun resiliens individu dipandang sebagai sumber daya penting, belum sepenuhnya dipahami bagaimana sumber daya tersebut berkembang menjadi resiliens tim dan selanjutnya berkaitan dengan kinerja tim. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan multilevel antara emosi kegembiraan individu, resiliens individu, resiliens tim, dukungan sosial tim, dan kinerja tim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei berbasis kertas, dengan melibatkan 320 anggota yang tergabung dalam 59 tim kerja HRO, meliputi tim pemadam kebakaran, penanggulangan bencana, pelayanan kegawatdaruratan kesehatan, puskesmas, dan public safety center di Jambi dan Yogyakarta. Data dianalisis menggunakan Multilevel Structural Equation Modeling (MSEM) dengan perangkat lunak Mplus, untuk memisahkan hubungan pada level individu dan level tim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emosi kegembiraan individu berpengaruh positif terhadap resiliens individu pada level individu maupun tim. Resiliens individu juga berpengaruh positif terhadap resiliens tim. Dukungan sosial tim tidak terdukung secara empiris memperkuat hubungan antara resiliens individu dan resiliens tim. Selain itu, resiliens tim tidak berhubungan secara signifikan dengan kinerja tim, sehingga mediasi resiliens tim tidak memperoleh dukungan empiris. Temuan ini menunjukkan bahwa emosi positif (emosi kegembiraan) dan kapasitas resiliens anggota dapat berkembang menjadi kemampuan adaptif kolektif. Namun, dalam organisasi berkeandalan tinggi, resiliens tim kemungkinan lebih berperan dalam mempertahankan keberlangsungan fungsi ketika menghadapi gangguan daripada meningkatkan tingkat kinerja secara langsung. Penelitian ini memperluas pemahaman mengenai proses kemunculan resiliens tim sekaligus menunjukkan batas kontekstual hubungan antara resiliens dan kinerja tim.

Work teams in high-reliability organizations (HROs) must maintain collective function under pressure, risk, and operational disruptions. Although individual resilience is an important resource, how it develops into team resilience and relates to team performance remains poorly understood. This study examines the multilevel relationships among joy, individual resilience, team resilience, team social support, and team performance. This research uses a quantitative approach through paper-based surveys, involving 320 members from 59 HRO work teams, including fire brigades, disaster response teams, emergency health services, community health centers, and public safety centers in Jambi and Yogyakarta. Data were analyzed using Multilevel Structural Equation Modeling (MSEM) with Mplus software to separate the relationships at the individual and team levels. The results show that joy positively affects individual resilience at both the individual and team levels. Individual resilience also positively influences team resilience. Team social support does not empirically strengthen the relationship between individual resilience and team resilience. Additionally, team resilience is not significantly related to team performance, so the mediation of team resilience lacks empirical support. These findings indicate that positive emotions (joy) and members’ resilience capacity can develop into collective adaptive capacity. However, in high-reliability organizations, team resilience is more likely to support functional continuity (operational stabilizer) during disruptions than to directly improve performance (performance enhancer). This research expands the understanding of the bottom-up emergence process of team resilience while also demonstrating the contextual limits of the relationship between resilience and team performance. 

Kata Kunci : emosi kegembiraan, resiliens individu, resiliens tim, dukungan sosial tim, kinerja tim, organisasi keandalan tinggi/joy, individual resilience, team resilience, team performance, high reliability organizations (HROs)

  1. S3-2026-450162-abstract.pdf  
  2. S3-2026-450162-bibliography.pdf  
  3. S3-2026-450162-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2026-450162-title.pdf