Laporkan Masalah

A Systemic Functional Linguistic of Beauty Brand Captions on Instagram: Local Versus International Brands

Adelia Belva Ramadhani, Hasyim Kurniawan, S.S., M.App.Ling.

2026 | Skripsi | SASTRA INGGRIS

Penelitian ini menggunakan Systemic Functional Linguistics (SFL) yang dikembangkan oleh Halliday dan Matthiessen (2014) untuk menganalisis bagaimana merek kecantikan lokal dan internasional membangun identitas merek melalui makna ideasional, interpersonal, dan tekstual dalam 180 klausa caption Instagram (90 lokal, 90 internasional). Proses material mendominasi kedua kelompok, merek lokal mendistribusikan agensi pada konsumen, produk, dan suara merek itu sendiri, sedangkan merek internasional memusatkan agensi pada produk dan konsumen sambil menghilangkan merek sebagai Aktor. Pada proses relasional, merek lokal melekatkan atribut konkret dan dapat diverifikasi pada Carrier, sedangkan merek internasional melekatkan atribut simbolik dan aspirasional. Sirkumstansi cara paling dominan pada kedua kelompok, berfungsi instruksional bagi merek lokal dan estetis bagi merek internasional. Secara tematik, tema berorientasi produk mendominasi kedua kelompok, dengan merek lokal menonjolkan produk secara langsung, sedangkan merek internasional menonjolkan konsep abstrak atau simbolik. Pada sistem modus, klausa deklaratif mendominasi kedua kelompok, namun merek lokal lebih memilih imperatif perintah langsung, sedangkan merek internasional lebih memilih imperatif persuasif. Sebagian besar klausa pada kedua kelompok tidak mengandung modalitas, sementara modalisasi yang muncul dengan frekuensi setara, merek lokal menggunakannya untuk menegaskan keandalan produk, sedangkan merek internasional menggunakannya untuk memperluas makna simbolik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa merek lokal membangun identitasnya melalui strategi transaksional dan relasional yang berlandaskan pada tindakan dan kredibilitas fungsional, sehingga menghasilkan identitas merek yang kredibel dan dekat, sedangkan merek internasional membangun identitasnya melalui strategi aspirasional dan simbolik yang berlandaskan pada asosiasi budaya dan prestise, sehingga menghasilkan identitas merek yang diinginkan dan otoritatif.

This study uses Systemic Functional Linguistics (SFL), as developed by Halliday and Matthiessen (2014), to examine how local and international beauty brands suggest brand identity through ideational, interpersonal, and textual metafunction in 180 Instagram caption clauses (90 local, 90 international). Across process types, material processes dominate both groups, though local brands distribute agency across the consumer, product, and brand voice, while international brands concentrate agency in the product and consumer, withdrawing the brand as Actor. Within relational processes, the second most frequent type overall, local brands assign concrete, verifiable attributes to the Carrier, while international brands assign symbolic, aspirational attributes. Manner is the dominant circumstance type in both groups, functioning instructionally for local brands and aesthetically for international brands. Thematically, product-oriented Theme dominates both groups, with local brands foregrounding the product directly and international brands foregrounding abstract or symbolic concepts. In mood, declarative clauses dominate both groups, though local brands favor direct command imperatives while international brands favor persuasive imperatives. Most clauses in both groups carry no modality; where modalization occurs equally, local brands use it to reinforce reliability, while international brands use it to expand symbolic meaning. This study concludes that local brands suggest their identity through transactional and relational strategies grounded in action and functional credibility, resulting in a credible and proximate brand identity, whereas international brands suggest their identity through aspirational and symbolic strategies grounded in cultural association and prestige, resulting in a desirable and authoritative brand identity.

Kata Kunci : Systemic Functional Linguistic, Instagram caption, strategy, identity

  1. S1-2026-504863-abstract.pdf  
  2. S1-2026-504863-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-504863-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-504863-title.pdf