Transmisi Kekerasan Antargenerasi dalam Konten Anime: Analisis Naratif Takopi’s Original Sin (2025)
Khansa Ath-Thahirah Suriawan, Lidwina Mutia Sadasri S.I.P, M.A.
2026 | Skripsi | Ilmu Komunikasi
Kekerasan pada anak merupakan permasalahan sosial yang terus berkembang. Salah satu hal yang turut berkontribusi pada langgengnya kekerasan dalam masyarakat adalah transmisi kekerasan antargenerasi, yaitu fenomena berlanjutnya pola dan bentuk kekerasan dari generasi ke generasi. Anime sebagai salah satu media audiovisual dengan angka konsumsi tinggi menjadi salah satu ruang potensial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu transmisi kekerasan antargenerasi melalui penggambaran reproduksi kekerasan di kehidupan sehari-hari. Penelitian ini mengkaji bagaimana struktur naratif anime Takopi’s Original Sin (2025) menggambarkan topik transmisi kekerasan antargenerasi. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis naratif Greimas. Fokus penelitian diarahkan pada bentuk-bentuk dan respons kekerasan yang reproduksi serta bagaimana fungsi dan relasi karakter mengangkat narasi tersebut dalam cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Takopi’s Original Sin berhasil menggambarkan transmisi kekerasan antargenerasi melalui kesamaan berbagai kebiasaan hingga pola pikir pelaku kekerasan dengan korban melalui pengamatan dan pembiasaan. Anime ini juga menunjukkan bagaimana kekerasan digunakan sebagai taktik dan strategi dalam mencapai tujuan. Pola tersebut kemudian dibawa pada interaksi sosial di luar keluarga. Kekerasan yang ditiru oleh anak secara langsung maupun tidak langsung menghasilkan dan melestarikan transmisi kekerasan antargenerasi.
Child abuse is a growing social problem. One factor contributing to the persistence of violence in society is the intergenerational transmission of abuse, which refers to the phenomenon of patterns and forms of violence passed down from one generation to the next. Anime, as an audiovisual medium with high consumption rates, serves as a potential platform for raising public awareness about the issue of intergenerational transmission of violence through its depiction of the reproduction of violent acts in everyday life. This study examines how the narrative structure of Takopi's Original Sin (2025) depicts the topic of intergenerational transmission of abuse. The researcher employed a descriptive qualitative method using Greimas’s narrative analysis. The study focused on the forms and responses of the reproduced violence, as well as how the characters’ functions and relations elevated the narrative within the story. The results indicate that Takopi’s Original Sin successfully depicts the intergenerational transmission of abuse through the similarities in habits and even the thought patterns of the perpetrators and victims, which are shaped by observation and reinforcement. Violence imitated by children, whether directly or indirectly, produces and perpetuates the intergenerational transmission of abuse.
Kata Kunci : Transmisi kekerasan antargenerasi, analisis naratif, kekerasan, anime,