Laporkan Masalah

Pengembangan Model Bisnis Berbasis Digitalisasi Pada Toko Pertanian Karya Tani

Ahmad Alif Saputra, Rico Saktiawan Jang Jaya, S.E., MBA, Ph.D.,

2026 | Tesis | S2 Manajemen

Industri sarana produksi pertanian di Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat, didorong oleh tingginya kebutuhan input pertanian dan intensitas budidaya, khususnya di wilayah Ngawi, Jawa Timur. Namun, tingginya permintaan yang tidak diimbangi dengan perkembangan model bisnis dan sistem layanan, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital, menjadi tantangan bagi Toko Pertanian Karya Tani. Penelitian ini bertujuan untuk merancang pengembangan model bisnis Toko Pertanian Karya Tani berbasis digitalisasi agar dapat meningkatkan kelancaran, kepastian layanan, dan daya saing dalam industri yang semakin kompetitif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pemilik, manajer operasional, petani, dan reseller, serta studi dokumentasi untuk mengidentifikasi permasalahan utama dalam pengelolaan bisnis. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Kanvas Model Bisnis dan Kanvas Proposisi Nilai untuk merumuskan strategi pengembangan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk meningkatkan daya saing, Toko Pertanian Karya Tani perlu mengembangkan model bisnis berbasis aplikasi yang mengintegrasikan pemesanan, informasi ketersediaan stok, reservasi, konsultasi, pembayaran, serta penjadwalan pengambilan barang dalam satu sistem. Selain itu, perusahaan dapat memperkuat kepastian layanan bagi petani dan reseller serta menambah layanan pengiriman sebagai nilai tambah. Hasil analisis kelayakan finansial menunjukkan bahwa pengembangan model bisnis ini layak untuk diterapkan. Penelitian ini diharapkan berkontribusi dalam pengembangan model bisnis berbasis digitalisasi di sektor ritel pertanian serta memberikan wawasan bagi akademisi dan pelaku usaha dalam menghadapi tantangan serupa. Dengan menerapkan strategi yang diusulkan, Toko Pertanian Karya Tani diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

The agricultural input retail industry in Indonesia is experiencing rapid growth, driven by the high demand for agricultural inputs and the intensity of cultivation, particularly in the Ngawi region of East Java. However, the high demand that has not been matched by the development of its business model and service system, along with the underutilization of digital technology, poses significant challenges for Karya Tani Agricultural Store. This study aims to design the development of a digitalization-based business model for Karya Tani Agricultural Store to improve service flow, reliability, and competitiveness in an increasingly competitive industry. This research employs a descriptive qualitative approach with a case study method. Data were collected through observations, in-depth interviews with the owner, operational manager, farmers, and resellers, as well as documentation studies to identify the main challenges in business management. The data were analyzed using the Business Model Canvas and Value Proposition Canvas to formulate development strategies aligned with customer needs. The findings indicate that to enhance competitiveness, Karya Tani Agricultural Store needs to develop an application-based business model that integrates ordering, stock availability information, reservation, consultation, payment, and pickup scheduling within a single system. In addition, the company can strengthen service reliability for farmers and resellers and add delivery services as added value. The financial feasibility analysis shows that the development of this business model is feasible to implement. This study is expected to contribute to the development of digitalization-based business models in the agricultural retail sector and provide insights for academics and business practitioners in facing similar challenges. By implementing the proposed strategies, Karya Tani Agricultural Store is expected to enhance its competitiveness and achieve sustainable business growth.

Kata Kunci : Digitalisasi, Kanvas Model Bisnis, Kanvas Proposisi Nilai, Model Bisnis, Ritel Pertanian / Agricultural Retail, Business Model, Business Model Canvas, Digitalization, Value Proposition Canvas.

  1. S2-2026-552492-abstract.pdf  
  2. S2-2026-552492-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-552492-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-552492-title.pdf