Laporkan Masalah

Eksplorasi Circular Economy dalam Perspektif Islam: Kajian Konseptual dan Empiris pada Masyarakat Muslim dan UMKM di Indonesia

Nadia Rahma, Prof. Dr. Catur Sugiyanto, M.A.; Akhmad Akbar Susamto, M.Phil., Ph.D.

2026 | Disertasi | DOKTOR PEREKONOMIAN ISLAM DAN INDUSTRI HALAL

Model pembangunan ekonomi linear telah menimbulkan tekanan signifikan terhadap lingkungan, sehingga mendorong munculnya circular economy (CE) sebagai pendekatan alternatif yang menekankan efisiensi dan keberlanjutan sumber daya. Namun, implementasi CE di negara berkembang seperti Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga terkait dengan nilai, perilaku, dan kelembagaan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun pemahaman komprehensif mengenai CE dalam konteks Indonesia melalui integrasi dimensi filosofis, perilaku individu, dan dinamika kelembagaan. Penelitian menggunakan desain tiga studi. Studi pertama mengeksplorasi keselarasan filosofis antara CE dan ekonomi Islam. Studi kedua menganalisis determinan niat dan perilaku masyarakat menggunakan Theory of Planned Behavior (TPB) yang diperluas. Studi ketiga mengkaji implementasi CE pada UMKM melalui pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transisi menuju CE merupakan proses multilevel. Pada tingkat normatif, CE selaras dengan prinsip ekonomi Islam dan memperkuat legitimasi moral praktik keberlanjutan. Pada tingkat individu, TPB yang diperluas menjelaskan bahwa sikap dan perceived behavioral control memengaruhi niat, yang selanjutnya mendorong perilaku CE. Nilai budaya berperan dalam membentuk kebiasaan, sementara religiusitas memperkuat konsistensi antara niat dan tindakan, menunjukkan pentingnya nilai sosial dan spiritual dalam mendorong perilaku keberlanjutan. Pada tingkat kelembagaan, adopsi CE oleh UMKM lebih banyak didorong oleh tekanan normatif dan mimetik berbasis nilai lokal dibandingkan regulasi formal. Pendekatan holistik ini diharapkan dapat memberikan arah baru bagi penguatan implementasi CE dalam praktik, sekaligus mendukung terwujudnya sistem ekonomi yang lebih berkelanjutan, berkeadilan, dan berkeadaban.

The linear economic development model has exerted significant pressure on the environment, prompting the emergence of the circular economy (CE) as an alternative approach that emphasizes resource efficiency and sustainability. However, the implementation of CE in developing countries such as Indonesia continues to face multiple challenges that are not only technical in nature but also related to values, behavior, and institutional dynamics. This study aims to develop a comprehensive understanding of CE within the Indonesian context by integrating philosophical dimensions, individual behavior, and institutional dynamics. The research adopts a three-study design. The first study explores the philosophical alignment between CE and Islamic economics. The second study examines the determinants of intention and behavior using an extended Theory of Planned Behavior (TPB). The third study investigates CE implementation among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) through a case study approach. The findings indicate that the transition toward CE is a multilevel process. At the normative level, CE aligns with the principles of Islamic economics and reinforces the moral legitimacy of sustainable practices. At the individual level, the extended TPB demonstrates that attitude and perceived behavioral control significantly influence intention, which in turn drives CE-related behavior. Cultural values shape habitual practices, while religiosity strengthens the consistency between intention and action, highlighting the critical role of social and spiritual values in promoting sustainable behavior. At the institutional level, CE adoption among MSMEs is primarily driven by normative and mimetic pressures rooted in local values rather than formal regulatory mechanisms. This holistic approach is expected to provide new directions for strengthening CE implementation in practice, while contributing to the realization of a more sustainable, equitable, and ethically grounded economic system.

Kata Kunci : Circular economy, ekonomi Islam, Theory of Planned Behavior, perilaku keberlanjutan, dinamika kelembagaan

  1. S3-2026-511025-abstract.pdf  
  2. S3-2026-511025-bibliography.pdf  
  3. S3-2026-511025-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2026-511025-title.pdf