ANALISIS TERMODINAMIK PENGARUH PERUBAHAN BEBAN TERHADAP PERFORMANS PLTGU DIBANDINGKAN DENGAN KASUS RIIL PADA PLTGU TAMBAK LOROK SEMARANG
Eduart Octavianus Sembiring, Ir. I Made Suardjaja, M.Sc. Ph.D
2010 | Skripsi | S1 TEKNIK MESINSistem combined cycle power plant adalah sistem pembangkit listrik yang paling effisien pada saat ini. Sistem ini merupakan gabungan antara sistem turbin gas (Siklus Brayton) dengan sistem turbin uap (Siklus Rankine). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis termodinamik pengaruh perubahan beban terhadap performans suatu PLTGU dalam hal ini dilakukan studi kasus di PLTGU Tambak Lorok Semarang. Beban – beban yang dicatat adalah pada saat kondisi base load, normal load maupun keadaan peak load. Dilakukan pencatatan terhadap data – data pada beban operasional PLTGU yang berubah – ubah setiap waktunya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan beban seiring dengan peningkatan effisiensi pada sistem secara keseluruhan dimana performans PLTGU semakin baik. Adanya penurunan effisiensi combined cycle sekitar 5 – 10% dari effisiensi idealnya seiring dengan perubahan beban. Effisiensi aktual combined cycle power plant rata – rata yang paling tinggi dapat dicapai pada saat sistem PLTGU menggunakan sistem 2-2-2 yaitu 44,87 % dibandingkan dengan penggunaan sistem 1-1-1 hanya sekitar 39,82 %. Perubahan beban pada sistem combined cycle power plant juga mempengaruhi faktor – faktor seperti suhu udara (ambient temperature), pressure ratio kompresor, effisiensi isentropik kompresor, effisiensi isentropik turbin gas, suhu inlet maksimum turbin gas (TIT) dan suhu gas buang (exhaust gas temperature).
Kata Kunci : termodinamik, beban, performans, combined cycle