Pengaruh Cash Holding terhadap Nilai Perusahaan dengan Harga Saham sebagai Variabel Mediasi (Studi pada Perusahaan Sektor Industri Pertambangan dan Sumber Daya Energi Indonesia Tahun 2024)
Sang Ayu Ketut Gandari, Hilda Octava Siregar, S.E., M.Acc.
2026 | Tugas Akhir | D4 Akuntansi Sektor Publik
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh cash holding terhadap nilai perusahaan dengan harga saham sebagai variabel mediasi pada perusahaan sektor pertambangan dan sumber daya energi Indonesia tahun 2024, yang merupakan periode stabilisasi ekonomi pasca volatilitas harga komoditas global. Sampel terdiri dari 30 perusahaan yang dipilih dengan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan korelasi Spearman dan uji mediasi bootstrap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya cash holding terbukti meningkatkan harga saham dan tingginya harga saham terbukti meningkatkan nilai perusahaan. Namun, besarnya cash holding tidak terbukti meningkatkan nilai perusahaan, dan pengaruh cash holding terhadap nilai perusahaan tidak terjadi melalui harga saham sebagai variabel mediasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa sinyal cash holding tidak cukup kuat untuk memengaruhi nilai perusahaan melalui harga saham. Investor di sektor pertambangan dan energi lebih fokus pada indikator fundamental lainnya seperti laba bersih, arus kas operasi, atau volume produksi.
This study aims to examine the effect of cash holding on firm value with stock price as a mediating variable in Indonesian mining and energy resource sector companies in 2024, which represents a period of economic stabilization following global commodity price volatility. The sample consists of 30 companies selected using purposive sampling. Data were analyzed using Spearman correlation and bootstrap mediation tests. The results show that a higher cash holding is proven to increase stock prices and higher stock prices are proven to increase firm value. However, a higher cash holding is not proven to increase firm value, and the effect of cash holding on firm value does not occur through stock price as a mediating variable. These findings indicate that the cash holding signal is not strong enough to influence firm value through stock prices. Investors in the mining and energy sector focus more on other fundamental indicators such as net income, operating cash flow, or production volume.
Kata Kunci : Kata Kunci, Cash Holding, Harga Saham, Nilai Perusahaan, Sektor Pertambangan dan Sumber Daya Energi, Tobin's Q