PRODUKSI KARYA AUDIOVISUAL FILM PENDEK “ROT IN PIXELS” MENGENAI ISU MINDLESS SCROLLING DAN BRAIN ROT (PERSPEKTIF PRODUSER DALAM PRODUKSI FILM PENDEK)
Khalaifa Ikhsanafisyah Daud, Mashita Phitaloka Fandia Purwaningtyas, S.I.P., M.A.
2026 | Skripsi | Ilmu Komunikasi
Film pendek Rot In Pixels (2026) diproduksi sebagai respons terhadap ancaman kecanduan media sosial pada kaum muda, secara khusus menyoroti isu mindless scrolling dan brain rot yang berdampak negatif pada kesehatan mental hingga berpotensi memicu perilaku kekerasan. Melalui pendekatan naratif, film ini berupaya membangkitkan kesadaran diri (self-awareness) audiens mengenai urgensi digital well-being di tengah jebakan eksploitasi model bisnis attention economy. Laporan ini mendokumentasikan proses produksi film tersebut dari perspektif produser yang berfokus pada pelaksanaan manajerial pembuatan karya independen. Produser menjalankan peran krusial yang mencakup pengelolaan riset dan pengembangan cerita, penganggaran dana, penyusunan penjadwalan, penyelesaian masalah pada eksekusi produksi di set ruangan tunggal, pengawasan pascaproduksi, hingga perencanaan strategi distribusi secara adaptif. Hasil refleksi produksi menunjukkan bahwa dalam menciptakan karya audiovisual bertema isu psikologis dan sosial, seorang produser tidak hanya dituntut untuk memiliki ketegasan manajerial guna menjaga keseimbangan antara fleksibilitas kreatif dan efisiensi anggaran, tetapi juga harus memastikan kedalaman riset dan kolaborasi pakar demi membangun fondasi motivasi karakter yang kuat serta representasi narasi yang logis dan akurat.
The short film Rot In Pixels (2026) was produced as a response to the threat of social media addiction among the youth, specifically highlighting the issues of mindless scrolling and brain rot, which negatively impact mental health and potentially trigger violent behavior. Through a narrative approach, this film seeks to raise audience self-awareness regarding the urgency of digital well-being amidst the exploitative trap of the attention economy business model. This report documents the film's production process from a producer's perspective, focusing on the managerial execution of creating an independent work. The producer played a crucial role encompassing the management of research and story development, budgeting, scheduling, problem-solving during production execution in a single-room set, post-production supervision, and adaptive distribution strategy planning. The production reflection indicates that in creating an audiovisual work themed around psychological and social issues, a producer is not only required to possess managerial assertiveness to maintain a balance between creative flexibility and budget efficiency, but must also ensure in-depth research and expert collaboration to build a strong foundation for character motivation and a logical, accurate narrative representation.
Kata Kunci : Mindless Scrolling, Brain Rot, Film Pendek, Rot In Pixels, Kesehatan Mental, Peran Produser