Digital Transformation Strategy and Business Sustainability of a Local Print Media: A Case Study of Kedaulatan Rakyat
Muhammad Reynandio Wira Prathama, Nofie Iman Vidya Kemal, S.E., M.Sc., Ph.D
2026 | Skripsi | MANAJEMEN
Industri media sedang mengalami transformasi yang signifikan yang didorong oleh perkembangan pesat teknologi digital. Organisasi media cetak tradisional menghadapi tekanan kompetitif yang semakin meningkat akibat perubahan perilaku audiens yang beralih ke platform digital serta pergeseran pendapatan iklan menuju kanal daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana teknologi digital menciptakan tekanan kompetitif terhadap model bisnis tradisional Kedaulatan Rakyat, mengkaji Strategy transformasi digital yang diterapkan oleh perusahaan, serta mengevaluasi dampak penurunan bisnis surat kabar cetak terhadap keberlanjutan organisasi sebagai perusahaan media lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan fokus pada Kedaulatan Rakyat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Data dianalisis menggunakan analisis tematik yang didukung oleh kerangka analisis SWOT dan PESTLE untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi transformasi digital dan keberlanjutan bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital memberikan tekanan signifikan terhadap model bisnis media cetak tradisional melalui penurunan oplah dan pergeseran pendapatan iklan. Sebagai respons, Kedaulatan Rakyat menerapkan Strategy transformasi digital melalui konvergensi media, pengembangan platform digital, dan integrasi newsroom. Meskipun penurunan bisnis cetak memengaruhi struktur pendapatan perusahaan, keberlanjutan organisasi tetap didukung oleh legitimasi merek yang kuat serta pengembangan model bisnis hibrida antara media cetak dan digital.
The media industry is undergoing significant transformation driven by rapid developments in digital technology. Traditional print media organizations face increasing competitive pressure due to shifts in audience behavior toward digital platforms and the migration of advertising revenue to online channels. This study aims to analyze how digital technology creates competitive pressure on the traditional business model of Kedaulatan Rakyat, examine the digital transformation Strategyes implemented by the company, and evaluate the impact of the decline in the print newspaper business on the sustainability of the organization as a local media company.
This research employs a qualitative case study approach focusing on Kedaulatan Rakyat. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis. The data were analyzed using thematic analysis supported by SWOT and PESTLE frameworks to identify internal and external factors influencing digital transformation and business sustainability.
The results show that digital technological development has significantly pressured the traditional print business model through declining circulation and shifting advertising revenue. In response, Kedaulatan Rakyat has implemented digital transformation Strategyes through media convergence, digital platform development, and newsroom integration. Although the decline in print affects the company’s revenue structure, its sustainability remains supported by strong brand legitimacy and the development of a hybrid print–digital business model.
Kata Kunci : digital transformation, business sustainability, print media, digital disruption, local media.