Laporkan Masalah

Analisis Wacana Kritis Film Autobiography: Representasi dan Bentuk Agensi Pada Remaja dalam Lingkungan Otoriter Pasca Orde Baru

SABINA ARDHIA PRAMESTY SETYANTO, Odam Asdi Artosa, S.Sos., M.A.

2026 | Skripsi | Sosiologi

Remaja merupakan salah satu kelompok sosial yang kompleks. Kompleksitas remaja tidak hanya berhenti dan terbatas pada analisis budaya, perilaku menyimpang, dan konflik atau masalah yang terjadi di sekitar remaja. Kompleksitas remaja juga dianalisis melalui pribadi remaja sebagai seorang individu dan sebagai anggota masyarakat yang berpontesi berperan aktif menjadi agen perubahan sosial. Selain melalui pengamatan langsung, berbagai medium lain dapat digunakan untuk mengamati fenomena kompleksitas remaja tersebut, salah satunya adalah melalui media film. Media film dapat menjadi media untuk melihat kompleksitas kelompok remaja melalui satu tokoh yang dapat mewakili beberapa karakteristik yang ada dalam kelompok remaja secara general. 

Studi ini merupakan studi kualitatif dengan menggunakan metode analisis wacana kritis Fairclough. Studi ini akan berfokus untuk membedah representasi refleksivitas dan agensi tokoh Rakib dalam film ‘Autobiography’ sebagai wakil karakteristik kelompok remaja yang hidup berdekatan dengan sistem otoriter yang terjadi pasca orde baru di Indonesia melalui teori Margaret Archer. Studi ini menunjukan bahwa remaja dengan karakteristik sifat dan latar belakang seperti tokoh Rakib dalam film mempraktikan tiga bentuk refleksivitas (refleksivitas komunikatif, refleksivitas otonomus, dan refleksivitas terpecah) dan menghasilkan bentuk agensi yang cenderung mereproduksi nilai yang ada di masyarakat sehingga remaja berstatus menjadi agen primer dalam fenomena perubahan masyarakat.

Adolescents constitute a complex social group. Their complexity is not limited to analyses of culture, deviant behavior, or the conflicts and problems surrounding them. It can also be understood through adolescents as individuals and as members of society who have the potential to play an active role as agents of social change. In addition to direct observation, various other media can be used to examine the complexity of adolescence, one of which is film. Film serves as a medium for exploring the complexity of adolescent groups through a single character who may represent several characteristics commonly found among adolescents in general.

This study is a qualitative inquiry employing Fairclough’s Critical Discourse Analysis (CDA) method. It focuses on examining the representation of the reflexivity and agency of the character Rakib in the film Autobiography as a representation of adolescents living in close proximity to an authoritarian system in post-New Order Indonesia, using Margaret Archer’s theory of reflexivity and agency as the analytical framework. The findings indicate that adolescents with characteristics and backgrounds similar to Rakib practice three modes of reflexivity (communicative reflexivity, autonomous reflexivity, and fractured reflexivity) which, in turn, produce forms of agency that tend to reproduce existing societal values. Consequently, such adolescents occupy the position of primary agents rather than active agents of social transformation.

Kata Kunci : Studi Film, Analisis Diskursus, Refleksivitas Remaja, Agensi Remaja, Sistem Otoriter

  1. S1-2026-459905-abstract.pdf  
  2. S1-2026-459905-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-459905-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-459905-title.pdf