PENGARUH PEMBERIAN CANGKANG KERANG DARAH (Anadara granosa) TERHADAP FREKUENSI KICAU BURUNG KENARI (Serinus canaria domestica)
Fairuz Syifa Azzahra, Dr. drh. Claude Mona Airin, M.P.
2026 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN
Burung kenari (Serinus canaria domestica) jantan merupakan burung penyanyi yang banyak dipelihara dan diperlombakan karena kicauannya. Cangkang kerang darah (Anadara granosa) mengandung zink yang berperan sebagai aromatase blocker sehingga dapat meningkatkan kadar testosteron, yang berpotensi memengaruhi vokalisasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian tepung cangkang kerang darah sebagai suplemen pakan terhadap frekuensi kicauan burung kenari jantan. Pada penelitian menggunakan empat ekor burung kenari jantan jenis Yorkshire dibagi menjadi satu ekor kontrol dan tiga ekor kelompok perlakuan. Kelompok perlakuan diberi 0,08 gram tepung cangkang kerang darah per hari yang dicampurkan ke dalam pakan, sedangkan kontrol hanya diberi pakan basah. Perlakuan diberikan selama 49 hari. Perekaman suara dilakukan setiap akhir minggu selama 60 menit pada masing-masing burung, dianalisis menggunakan perangkat lunak Audacity melalui spektogram, dan vokalisasi dikategorikan menjadi call (durasi <1>song (durasi>1 detik). Data dianalisis secara deskriptif. Penelitian menunjukkan rerata frekuensi call pada kelompok perlakuan sebesar 53,02 kali/10 menit dan pada kontrol sebesar 14,24 kali/10 menit, sedangkan rerata frekuensi song pada kelompok perlakuan sebesar 6,95 kali/10 menit dan pada kontrol sebesar 20,21 kali/10 menit. Frekuensi song kelompok perlakuan menunjukkan peningkatan secara bertahap dan stabil, sedangkan frekuensi call cenderung fluktuatif.
The male canary (Serinus canaria domestica) is a songbird widely kept and entered in competitions for its song. Blood cockle (Anadara granosa) shell contains zinc, which acts as an aromatase blocker and can thereby increase testosterone levels, potentially affecting vocalization. This study aimed to determine the effect of blood cockle shell powder as a feed supplement on the vocalization frequency of male canaries. The study used four male Yorkshire canaries, divided into one control bird and three treatment birds. The treatment group was given 0,08 grams of blood cockle shell powder per day mixed into the feed, while the control group was given only wet feed. Treatment was administered for 49 days. Sound recordings were taken at the end of each week for 60 minutes per bird, analyzed using Audacity software via spectrograms, and vocalizations were categorized into calls (duration <1>1 second). Data were analyzed descriptively. The results showed that the mean call frequency in the treatment group was 53.02 times/10 minutes compared to 14.24 times/10 minutes in the control, while the mean song frequency in the treatment group was 6.95 times/10 minutes compared to 20.21 times/10 minutes in the control. Song frequency in the treatment group increased gradually and steadily, whereas call frequency tended to fluctuate.
Kata Kunci : Anadara granosa, frekuensi kicauan, Serinus canaria, testosteron, zink