Analisis Deskriptif Fakor Generasi Z dalam Menggunakan Bank Digital
Nadia Putri Firnanda, Fitri Damayanti Berutu, S.E, S.S, M.Sc.
2026 | Tugas Akhir | D4 PERBANKAN
Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi layanan perbankan melalui hadirnya bank digital yang menawarkan kemudahan, manfaat, dan berbagai inovasi layanan. Generasi Z sebagai generasi yang tumbuh di era digital menjadi salah satu kelompok pengguna utama bank digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi Generasi Z terhadap penggunaan bank digital berdasarkan dimensi persepsi kemudahan penggunaan, persepsi manfaat, dan inovasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden Generasi Z pengguna bank digital di Indonesia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif yang meliputi mean, median, standar deviasi, skewness, dan range. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi Generasi Z terhadap penggunaan bank digital berada pada kategori tinggi. Pada dimensi persepsi kemudahan penggunaan, responden menilai bank digital mudah dipelajari dan digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Pada dimensi persepsi manfaat, responden menilai bank digital mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi transaksi keuangan. Pada dimensi inovasi, responden menilai bank digital sebagai layanan yang modern, memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan layanan perbankan lainnya, serta mampu menghadirkan cara bertransaksi yang sesuai dengan perkembangan teknologi digital.
Advances in digital technology have driven the transformation of banking services through the emergence of digital banks, which offer convenience, benefits, and various service innovations. Generation Z, as a generation that has grown up in the digital age, has become one of the primary user groups of digital banks. This study aims to describe Generation Z’s perceptions of digital banking based on the dimensions of perceived ease of use, perceived benefits, and innovation. This study employs a descriptive quantitative method. Data collection was conducted by distributing a questionnaire to 150 Generation Z respondents who are digital bank users in Indonesia, selected using purposive sampling. Data analysis was performed using descriptive statistics, including mean, median, standard deviation, skewness, and range. The results indicate that Generation Z’s perceptions regarding the use of digital banks fall into the high category. In the ease-of-use perception dimension, respondents rated digital banking as easy to learn and use in daily activities. In the perceived benefits dimension, respondents rated digital banking as capable of improving the effectiveness and efficiency of financial transactions. In the innovation dimension, respondents rated digital banking as a modern service with distinct characteristics compared to other banking services, and capable of offering transaction methods aligned with advancements in digital technology.
Kata Kunci : Generasi Z, bank digital, persepsi kemudahan penggunaan, persepsi manfaat, inovasi