Pendekatan Ekolinguistik pada narasi Hijau Website Profil Produk Kosmetik Prancis: L'Occitane
Calvina Izumi Maulidhanti, Dr. Hayatul Cholsy, S.S., M.Hum.
2026 | Skripsi | SASTRA PERANCIS
Isu kerusakan lingkungan menjadi pembicaraan dalam beberapa tahun terakhir sehingga memunculkan kesadaran masyarakat terhadap pola konsumsi terhadap produk kosmetik yang lebih ramah lingkungan. Hal ini mendorong banyak perusahaan kosmetik mulai membangun citra ramah lingkungan dengan menampilkan praktik keberlanjutan dalam narasi perusahaan mereka. L'Occitane menjadi salah satu perusahaan kosmetik yang dikenal sebagai merek yang menampilkan citra ekologis. L'Occitane dalam website profilnya menampilkan narasi hijau yang menunjukkan citranya sebagai perusahaan ramah lingkungan yang menerapkan praktik keberlanjutan. Penelitian ini menganalisis narasi hijau dalam website profil L’Occitane menggunakan konsep deep ecology Arne Naess sebagai landasan untuk memahami nilai-nilai ekologis dan pendekatan ekolinguistik Arran Stibbe. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana bahasa digunakan dalam narasi hijau merepresentasikan nilai-nilai ekologis dan strategi keyakinan untuk membangun narasi hijau berdasarkan perspektif ekolinguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana. Data penelitian berupa teks yang diambil dari website profil L'Occitane kemudian dianalisis menggunakan pendekatan ekolinguistik dengan berfokus pada representasi nilai-nilai ekologis dan strategi keyakinan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa narasi hijau dalam website profil L'Occitane merepresentasikan nilai-nilai ekologis melalui lima kategori, yaitu praktik keberlanjutan, tanggung jawab ekologis, relasi harmonis manusia-alam, relasi afektif manusia-alam, dan nilai intrinsik alam. Sementara itu, strategi keyakinan yang ditemukan terdiri atas empat kategori, yaitu pernyataan kepercayaan, pernyataan urgensi ekologis, pernyataan kesadaran ekologis, dan pernyataan komitmen ekologis. Kedua aspek tersebut menunjukkan bahwa narasi hijau berfungsi sebagai strategi wacana yang membangun identitas ekologis perusahaan dan membentuk keyakinan pembaca terhadap komitmen L'Occitane terhadap kelestarian lingkungan.
Environmental degradation has become a major topic of discussion in recent years, leading to increased public awareness of consuming more environmentally friendly cosmetic products. This situation has encouraged many cosmetic companies to build a green image by highlighting sustainable practices in their corporate narratives. L'Occitane is one of the cosmetic companies recognized for promoting an ecological image. On its profile website, L'Occitane presents a green narrative that portrays the company as environmentally responsible and committed to sustainable practices. This study analyzes the green narrative on L’Occitane's profile website using Arne Naess's concept of deep ecology for understanding ecological values and Arran Stibbe's ecolinguistic approach. The aim of this study is to identify how language is used in the green narrative to represent ecological values and belief strategies in constructing a green narrative from an ecolinguistic perspective. This study employs a qualitative approach using discourse analysis as its method. The research data consist of texts taken from L'Occitane's profile website, which are then analyzed using Arran Stibbe's ecolinguistic theory, focusing on the representation of ecological values and belief strategies. The findings reveal that the green narrative on L'Occitane's profile website represents ecological values through five categories: sustainability practices, ecological responsibility, harmonious human-nature relationships, affective human-nature relationships, and the intrinsic value of nature. Meanwhile, the belief strategies identified consist of four categories: statements of belief, statements of ecological urgency, statements of ecological awareness, and statements of ecological commitment. These two aspects indicate that the green narrative functions as a discursive strategy that constructs the company’s ecological identity and shapes readers’ beliefs regarding L'Occitane's commitment to environmental preservation.
Kata Kunci : narasi hijau, ekolinguistik, deep ecology, nilai ekologis, strategi keyakinan, L’Occitane