Analisis Resepsi Generasi Z terhadap Konten Branded Entertainment pada Akun TikTok @seeu_tissue
Margareta Anugrah Paulina Samosir, Syafrizal, S.I.P, M.A.
2026 | Skripsi | Ilmu Komunikasi
Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bagaimana audiens Generasi Z memaknai konten branded
entertainment yang digunakan oleh akun TikTok @seeu_tissue sebagai strategi
penjualan halus. Penelitian dilatarbelakangi oleh berkembangnya strategi
pemasaran digital yang mendorong jenama untuk mengemas pesan komersial dalam
format hiburan tanpa menonjolkan promosi produk secara eksplisit. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis resepsi. Data
dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap enam partisipan Generasi Z yang
pernah terpapar konten akun @seeu_tissue. Analisis dalam penelitian ini
menggunakan kerangka mode resepsi Caroline Michelle (2007), serta konsep autentisitas
naratif dan elemen multimodal dalam branded entertainment. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan audiens bersifat dinamis dan bertahap,
bergerak dari mode transparan menuju mode diskursif seiring meningkatnya
intensitas paparan. Audiens memaknai konten sesuai dengan pengalaman personal,
tingkat keterlibatan audiens, serta latar belakang pengetahuan pribadi. Konten branded
entertainment @seeu_tissue dimaknai oleh audiens Generasi Z sebagai hiburan
yang autentik sehingga strategi penjualan halus dapat diterima tanpa
menimbulkan resistensi, selama aspek hiburan tetap menjadi fokus utama konten. Namun,
temuan penelitian juga menunjukkan bahwa perhatian audiens cenderung lebih
terarah pada unsur hiburan dan karakter karyawan dibandingkan produk jenama,
sehingga strategi ini lebih berpotensi membangun visibilitas jenama
dibandingkan mendorong perhatian langsung terhadap produk.
This study aims to understand how
Generation Z audiences interpret branded entertainment content used by the
TikTok account @seeu_tissue as a soft-selling strategy. This study is motivated
by recent developments in digital marketing strategies that encourage brands to
present commercial messages in an entertainment format without explicitly
highlighting product promotions. This study employs a qualitative approach,
using reception analysis. Data were collected through in-depth interviews with
six Generation Z participants who had been exposed to content from the
@seeu_tissue account. The analysis applies Caroline Michelle's (2007) reception
modes framework, along with the concepts of narrative authenticity and
multimodal elements in branded entertainment. The findings show that audience
interpretation is dynamic and gradual, shifting from a transparent mode to a
discursive mode as exposure intensity increases. Audiences interpret the
content based on their personal experiences, level of engagement, and background
knowledge. As a result, the branded entertainment content of @seeu_tissue is
understood by Generation Z audiences as authentic entertainment, allowing the
soft-selling strategy to be accepted without generating resistance, as long as
the entertainment aspect remains the main focus of the content. But the findings
also indicate that audience attention tended to be directed more toward the
entertainment elements and employee characters than the brand’s product,
suggesting that this strategy holds greater potential for building brand
visibility than encouraging direct attention toward the product itself.
Kata Kunci : Analisis Resepsi, Penjualan Halus, Branded Entertainment, Generasi Z, TikTok