Perancangan Paket Wisata Edukasi Gerabah di Desa Kasongan, Kelurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta
Aulia Annis Salmia, Frida Anis Handayani, B.Ed., M.TCSOL.
2026 | Tugas Akhir | D4 Bisnis Perjalanan Wisata
Desa Kasongan merupakan salah satu sentra kerajinan gerabah di Kabupaten Bantul yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi. Namun, perkembangan wisata edukasi gerabah di kawasan ini belum berlangsung secara merata. Aktivitas edukasi ini lebih banyak berkembang di Dusun Kajen dan sebagian Dusun Kalipucang, sedangkan Dusun Tirto masih didominasi oleh kegiatan produksi dan penjualan gerabah tanpa adanya pemanfaatan potensi wisata secara optimal. Kondisi tersebut menunjukkan perlu adanya upaya pengembangan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan pengalaman pengunjung, tetapi juga mendukung pemerataan aktivitas wisata di Desa Kasongan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang paket wisata edukasi gerabah di Desa Kasongan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melaui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Kasongan memiliki berbagai potensi yang mendukung pengembangan wisata edukasi gerabah, antara lain MuseumKu Gerabah, Tour Kawasan Eduwisata Kasongan, Workshop Ali Keramik, fasilitas pendukung, serta aktivitas cycling tour. Berdasarkan hasil identifkasi, dirancang dua alternatif paket wisata, yaitu paket One Day Tour “Sehari Mendalami Seni Gerabah Kasongan” dan paket Half Day Tour “Nggerabah di Desa Kasongan”. Kedua paket dirancang untuk memberikan pengalaman edukatif melalui kegiatan pengenalan sejarah kasongan, eksplorasi kawasan, dan praktik langsung pembuatan gerabah.
Kasongan
Village is one of the pottery craft centers in Bantul Regency that has
significant potential to be developed as an educational tourism destination.
However, the development of pottery based educational tourism in the area is
not evenly distributed. Educational tourism activities are primarily
concentrated in Kajen Hamlet and partially in Kalipucang Hamlet, while Tirto
Hamlet remains focused on pottery production and sales without optimally
utilizing its tourism potential. This condition indicates the need for tourism
development that on only enhances visitors learning experience but also support
the equitable distribution of tourism activities throughout Kasongan Village. Therefore,
this study aims to design an educational pottery tour package that provides
learning experiences. This study employs a qualitative descriptive method. Data
are collected through observation, interviews, documentation, and literature
study. The findings indicate that Kasongan Village possesses various tourism
potentials that support the development of educational pottery tourism,
including MuseumKu Gerabah, the Eduwisata Kasongan Area Tour, Ali Keramik
Workshop, supporting tourism facilities, and cycling tour activities. Based on
the identification, two tour package are designed a One Day Tour entitled “Sehari Mendalami Seni Gerabah di
Kasongan” and a Half Day Tour entitled “Nggerabah di Desa Kasongan”. Both
packages are designed to provide educational experiences thorugh a combination
of observation, area exploration, and hands on pottery making activities.
Kata Kunci : Wisata Edukasi, Gerabah, Paket Wisata, Desa Kasongan