Strategi Implementasi Corporate University dalam Pengembangan Kompetensi ASN: Studi Kasus di Lembaga Administrasi Negara
Naufal Sabda Auliya, Hakimul Ikhwan, S.Sos., M.A., Ph.D.; Prof. Ir. Achmad Djunaedi, MURP., Ph.D.
2026 | Tesis | S2 Mag.Studi Kebijakan
Di tengah tuntutan transformasi birokrasi dan dinamika lingkungan strategis, pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja organisasi publik. Namun, praktik pengembangan kompetensi ASN konvensional belum optimal. Corporate University (Corpu) hadir sebagai pendekatan strategis yang menekankan pembelajaran terintegrasi dan berkelanjutan. Dalam konteks ini, Lembaga Administrasi Negara (LAN) sebagai instansi pembina pengembangan kompetensi ASN nasional diharapkan menjadi role model implementasi Corpu di sektor publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kompetensi ASN berbasis Corporate University di LAN, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi implementasinya, serta mengusulkan strategi perbaikan implementasi berbasis kapabilitas dinamis.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode untuk memastikan kredibilitas temuan penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi ASN berbasis Corporate University di LAN telah mengalami transformasi menuju sistem pembelajaran organisasi yang lebih terintegrasi melalui penguatan kebijakan, arsitektur pembelajaran, tata kelola, dan pemanfaatan teknologi digital. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi beberapa kesenjangan, yaitu belum optimalnya integrasi pembelajaran dengan kebutuhan strategis organisasi, dominasi pembelajaran formal dibandingkan pembelajaran sosial dan berbasis pengalaman, fragmentasi sistem digital, belum optimalnya feedback pembelajaran berbasis dampak, serta inkonsistensi implementasi antar unit kerja. Penelitian ini menemukan bahwa implementasi Corporate University dipengaruhi oleh lima faktor, yaitu kepemimpinan, tata kelola, teknologi digital, budaya belajar organisasi, dan sumber daya organisasi. Berdasarkan temuan tersebut, strategi perbaikan dirumuskan melalui pendekatan kapabilitas dinamis yang mencakup sensing, seizing, dan transforming guna memperkuat implementasi Corporate University sebagai sistem pembelajaran yang adaptif, terintegrasi, dan berkelanjutan dalam konteks sektor publik.
Amid the demands of bureaucratic transformation and the dynamics of the
strategic environment, civil servant competency development has become an
important factor in improving public sector organizational performance.
However, conventional competency development practices remain suboptimal. Corporate
University (Corpu) has emerged as a strategic approach that emphasizes
integrated and continuous learning. In this context, the National Institute of
Public Administration (LAN), as the institution responsible for national civil
servant competency development, is expected to serve as a role model for Corpu
implementation in the public sector. This study
aims to analyze Corporate University-based competency development at LAN,
analyze the factors influencing its implementation, and propose improvement
strategies based on dynamic capabilities.
This study employed a
descriptive qualitative approach, with data collected through interviews,
observations, and document analysis. Data were analyzed interactively through
data condensation, data display, and conclusion drawing. The
credibility of the findings was ensured through source and methodological
triangulation.
The findings reveal that Corporate University-based competency development at LAN has evolved toward a more integrated organizational learning system through strengthened policies, learning architecture, governance, and the utilization of digital technology. Nevertheless, several implementation gaps remain, including limited integration between learning and organizational strategic needs, the dominance of formal learning over social and experiential learning, fragmented digital systems, insufficient impact-based learning feedback, and inconsistent implementation across organizational units. The study identifies five factors influencing Corporate University implementation: leadership, governance, digital technology, organizational learning culture, and organizational resources. Based on these findings, improvement strategies are proposed through the dynamic capabilities framework of sensing, seizing, and transforming to strengthen Corporate University implementation as an adaptive, integrated, and sustainable learning system within the public sector.
Kata Kunci : Pengembangan Kompetensi ASN, Corporate University, Kapabilitas Dinamis, Organisasi Pembelajar, Transformasi Pembelajaran