Laporkan Masalah

Faktor-faktor Penentu dan Proyeksi Model Professional Military Education Perwira TNI AU dalam Pembangunan dan Pengembangan Kekuatan Matra Udara

Jimmy Veni Tokio Tiwow, Dr. Ratminto, M.Pol. Admin; Dr. Umi Listyaningsih, S.Si.,M.Si.; Prof. Widyanto Dwi Nugroho, S.Hut.,M.Agr.,Ph.D

2026 | Disertasi | S3 STUDI KEBIJAKAN

Pendidikan Perwira TNI AU saat ini dinilai belum berkontribusi optimal terhadap tugas pembangunan dan pengembangan kekuatan matra udara di tengah dinamika ancaman multidomain dan hibrida. Bertujuan untuk mengukur pengaruh elemen Pendidikan Militer Profesional (PME) serta memproyeksikan model PME yang ideal, penelitian ini menerapkan metode Sequential Explanatory Mixed Method untuk menganalisis data kuantitatif dan kualitatif secara komprehensif. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa Kurikulum, Metode Pengajaran, dan Pengawasan Mutu memiliki pengaruh positif yang signifikan, sedangkan pilar Tenaga Pendidik dan Penelitian tidak menunjukkan pengaruh signifikan akibat inkonsistensi kompetensi individual dan disconnect antara riset akademik dengan kebutuhan operasional. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan transformasi lima pilar yaitu Kurikulum Adaptif, Pengajaran Hibrida, Pengawasan Mutu Berbasis Outcome, revitalisasi peran pendidik menjadi mentor strategis, serta mengarahkan riset dan pengembangan menjadi demand-driven guna mencetak perwira yang profesional, adaptif teknologi, dan siap tempur.

The current education of Indonesian Air Force officers is considered to have not optimally contributed to the task of building and developing air force strength amidst the dynamic of multi-domain and hybrid threats. Aiming to measure the influence Professional Military Education (PME) elements and project an ideal PME Model, this study applies the Sequential Explanatory Mixed Method to comprehensively analyze quantitative and qualitative data. The results of the statistical analysis indicate that the Curriculum, Teaching Methods, and Quality Control have a significant positive influence, while the educators and Research pillars do not show a significant influence due to inconsistencies in individual competencies and a disconnect between academic research  and operational needs. Based on these findings, this study recommends the transformation of five pillars: Adaptive Curriculum, Hybrid Pedagogy, Outcome-Based Quality Control, revitalizing the role of educators as strategic mentors, and directing research and development to be demand-driven to produce professional, technology-adaptive, and combat-ready officers.

Kata Kunci : matra udara, militer, pendidikan profesional, Perwira, TNI AU

  1. S3-2026-491170-abstract.pdf  
  2. S3-2026-491170-bibliography.pdf  
  3. S3-2026-491170-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2026-491170-title.pdf