Laporkan Masalah

PERAN WISATA EDUKASI DALAM PENGEMBANGAN KONSERVASI PENYU KALI RATU KEBUMEN

Fikri Yoga Pratama, Popi Irawan, S.S., M.Sc., Ph.d.

2026 | Skripsi | PARIWISATA

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengemasan nilai-nilai konservasi menjadi sebuah wisata edukasi, menganalisis peran wisata edukasi dalam membantu pengembangan konservasi penyu, serta mendeskripsikan pemanfaatan konten digital dalam mengedukasi dan meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian penyu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori eduwisata, ekowisata dan digital campaign sebagai kerangka analisis. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa Konservasi Penyu Kali Ratu mengemas nilai-nilai konservasi melalui pendekatan adaptif berbasis segmentasi wisatawan yang berkemkembang secara organik di lapangan. General interest learning diterapkan bagi wisatawan umum dengan pola komunikasi yang cenderung satu arah, sementara purposeful learning diterapkan bagi wisatawan minat khusus dengan komunikasi yang cenderung dua arah, keduanya disertai penyampaian berbasis pengalaman langsung di lapangan. Wisata edukasi terbukti berperan nyata dalam mendukung pengembangan konservasi melalui penguatan kelembagaan, dukungan CSR, perubahan perilaku masyarakat yang awalnya lebih didorong oleh kontrol sosial adat dan kemudian berkembang menjadi partisipasi aktif, serta pembentukan potensi ekonomi lokal. Meskipun akun Instagram @kaliratujogosimo telah menjangkau audiens cukup luas dengan 73,4% tayangan berasal dari akun non-pengikut, pengelolaan konten masih bersifat sporadis dan belum sistematis, sehingga fungsi digital campaign sebagai media edukasi konservasi belum berjalan dengan optimal.

This study aims to identify how conservation values are packaged into educational tourism experiences, analyze the role of educational tourism in supporting turtle conservation development, and describe the utilization of digital content in educating tourists and raising awareness toward turtle conservation. This study employs a descriptive qualitative approach using edutourism, ecotourism, and digital campaign theories as analytical frameworks.The findings reveal that Kali Ratu Turtle Conservation packages conservation values through an adaptive approach based on tourist segmentation. General interest learning is applied for general tourists with a predominantly one-way communication pattern, while purposeful learning is applied for special interest tourists with a more interactive two-way communication, both accompanied by experiential on-site delivery methods. Educational tourism has proven to play a significant role in supporting conservation development through institutional strengthening, CSR support, community behavioral change that was initially driven by customary social norms and gradually evolved into active participation, as well as the formation of local economic potential. Although the Instagram account @kaliratujogosimo has reached a considerably wide audience with 73.4% of impressions coming from non-followers, content management remains sporadic and lacks systematic planning, resulting in digital campaign’s function as a conservation education medium yet to be optimally realized.

Kata Kunci : wisata edukasi, konservasi penyu, ekowisata, digital campaign.

  1. S1-2026-503766-abstract.pdf  
  2. S1-2026-503766-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-503766-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-503766-title.pdf