INTERVENSI UNTUK MENGURANGI MORAL DISTRESS PADA MAHASISWA KEDOKTERAN: SEBUAH SCOPING REVIEW
Tasi'ah Nashirah Nur, Prof. dr. Rr. Titi Savitri Prihatiningsih, MA, M.Med.Ed., Ph.D. ; Prof. dr. Gandes Retno Rahayu, M.Med.Ed., Ph.D.
2026 | Tesis | S2 Ilmu Pendidikan Kedokteran
Latar Belakang: Distres moral semakin banyak diakui terjadi pada mahasiswa kedokteran, terutama selama pendidikan klinik ketika ideal etis berhadapan dengan kendala hierarkis dan sistemik. Meskipun fenomena ini telah banyak dideskripsikan dalam literatur, intervensi yang dirancang untuk memitigasinya masih tersebar dan belum terintegrasi di berbagai konteks pendidikan maupun institusi. Tujuan: Scoping review ini bertujuan untuk memetakan dan mensintesis intervensi yang dikembangkan untuk memitigasi distres moral pada mahasiswa kedokteran tingkat sarjana. Metode: Scoping review dilakukan dengan mengikuti pedoman PRISMA-ScR. Pencarian literatur dilakukan pada basis data Scopus, PubMed, ProQuest, ERIC, dan EBSCO. Studi dimasukkan jika melibatkan mahasiswa kedokteran tingkat sarjana dan melaporkan intervensi yang menargetkan distres moral atau pengalaman distres etis yang terkait erat. Sebanyak enam belas studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan sintesis tematik secara induktif. Hasil: Lima kategori utama intervensi teridentifikasi, yaitu: (1) sesi etika dan diskusi kasus terstruktur, (2) peran-peran dan simulasi dramatis, (3) penulisan reflektif dan forum digital, (4) lokakarya edukatif tematik, serta (5) intervensi struktural di tingkat institusi. Pendekatan edukatif berkontribusi dalam memperkuat penalaran moral dan kapasitas reflektif mahasiswa, sedangkan reformasi struktural menargetkan faktor sistemik seperti perlakuan tidak adil dan pembungkaman dalam hierarki. Kesimpulan: Mitigasi distres moral pada mahasiswa kedokteran memerlukan strategi multidimensional dan berkelanjutan, yang mengintegrasikan pembelajaran reflektif, keterlibatan berbasis pengalaman, serta akuntabilitas institusional. Distres moral sebaiknya dipahami bukan semata sebagai faktor risiko burnout, melainkan juga sebagai potensi katalis bagi pertumbuhan profesional jika difasilitasi melalui kerangka edukatif dan struktural yang tepat.
Background: Moral distress is increasingly recognized among medical students, particularly during clinical training when ethical ideals conflict with hierarchical and systemic constraints. Although the phenomenon has been widely described, interventions designed to mitigate moral distress remain fragmented across educational and institutional contexts. Objective: This scoping review aimed to map and synthesize interventions developed to mitigate moral distress among undergraduate medical students. Methods: A scoping review was conducted following PRISMA-ScR guidelines. Literature searches were performed in Scopus, PubMed, ProQuest, ERIC, and EBSCO. Studies were included if they involved undergraduate medical students and reported an intervention addressing moral distress or closely related ethically distressing experiences. Sixteen studies met inclusion criteria and were analyzed using inductive thematic synthesis. Results: Five major intervention categories were identified: (1) ethics rounds and structured case discussions, (2) role-play and dramatic simulation, (3) reflective writing and digital forums, (4) thematic educational workshops, and (5) institutional structural interventions. While educational approaches strengthened moral reasoning and reflective capacity, structural reforms addressed systemic contributors such as mistreatment and hierarchical silencing. Conclusion: Mitigating moral distress in medical students requires multidimensional and longitudinal strategies that combine reflective learning, experiential engagement, and institutional accountability. Moral distress should be understood not only as a risk factor for burnout but also as a potential catalyst for professional growth when supported by appropriate educational and structural scaffolding.
Kata Kunci : moral distress, medical students, bioethics medical education