Laporkan Masalah

Analisa Kandungan Gula pada Beberapa Minunan Sirup yang Beredar di Pasaran Daerah Istinewa Yogyakarta

Kristiawan Basuki Rahmat , Dra. Pramudji Hastuti, Apt. MS ; dr., Umayah, DAP & E

1994 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER

Telah dilakukan penelitian tentang kandungan gula pada beberapa minuman sirup yang beredar di Pasaran Daerah Istimewa Yogyakarta. Dasar dari penelitian ini adalah karena semakin banyaknya pemanis buatan yang ditambahkan pada berbagai produk makanan/minuman termasuk sirup, untuk mengganti peranan gula alami sebagai zat pemanis. Secara ekonomis harga pemanis buatan jauh lebih murah. Tetapi ada hal yang sangat berbahaya di balik penggunaan zat pemanis tersebut bila dikonsumsi secara rutin dan berlebihan. Efek yang dimaksud adalah potensial tubuh karsinogenik bagi tubuh dan kerusakan kromosom, yang secara laboratorik sudah terbukti pada hewan percobaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar kandungan gula yang terdapat pada berbagai minuman sirup dibandingkan dengan syarat (standar) yang tercantum dalam Ekstra Farmakope Indonesia (EFI) tahun 1974, dimana di situ disebutkan bahwa kadar gula (sukrosa) minimal dalam sirup adalah 64 % (b/v). Jenis penelitian adalah deskriptif dengan rancangan penelitian analitik eksploratif. Sampel terdiri dari 30 botol sirup yang terdiri dari 6 merek (ABC, Fruty, Super Juice, Luxurious, Terate), tiap merek ditentukan 5 botol. Pengujian sampel dengan cara Titrasi Benediet kuantitatif. Hasil yang didapatkan dari penelitian ternyata tidak ada satupun sampel yang memenuhi syarat EFI. Kadar sukrosa hasil pengukuran adalah sebagai berikut: (gram/ 100 ml): 13,59 (Terate), 2,08 (Luxurious)' 38,54, (Fruty), 0,95 (Aroma Rasa), 1,16 (Super Juice) dan 50,37 (ABC). Dari hasil tersebut berarti ada indikasi kuat, telah ada penambahan pemanis buatan ke dalam minuman sirup dalam jumlah yang melebihi batas yang ditentukan, untuk bulkan rasa manis. Indikasi ini dapat dihubungkan penelitian Soemanto tahun 1986 yang menyebutkan lebih dari 50% sirup yang beredar mengandung pemanis buatan (sakarin dan siklamat). Untuk memperkuat hasil penelitian ini dapat dilakukan penelitian tentang besarnya kandungan pemanis buatan dalam tiap produk.

-

Kata Kunci : Kadar gula, Sirup, Pemanis buatan

  1. S1-FKU-1994-76229-Kristiawan-Basuki-Rahmat-abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1994-76229-Kristiawan-Basuki-Rahmat-bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1994-76229-Kristiawan-Basuki-Rahmat-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1994-76229-Kristiawan-Basuki-Rahmat-title.pdf