Prestasi Hasil Belajar pada Anak menurut Status Gizi
Ismoyowati Putri Utami , Dr.Soeroyo Machfudz DSA,; Dr. Endy Paryanto, DSA
1993 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTERGizi sangat diperlukan untuk melahirkan manusia- manusia yang berkualitas. Salah satu cara untuk menilai kualitas manusia adalah dengan melihat prestasi hasil belajar semasa anak-anak, untuk memprediksi kualitas mereka di masa yang akan datang. Karya tulis ini, yang meneliti bagaimana peranan gizi terhadap prestasi hasil belajar pada anak, mengambil sampel murid-murid kelas 2 dan 3 SD Muhammadiyah dengan besar sampel 50 anak. Subjek penelitian adalah anak-anak yang memenuhi kriteria-kriteria subjek (kondisi sosial stimulasi sekolah cukup memadai, dari luar tidak besar, kelas 2 dan 3 SD, tidak ada cacat tulang yang mengganggu tinggi badan, tidak ada gigantisme atau kretinisme, berminat sekolah, suasana rumah enak untuk belajar, absensi < 25%, bukan murid pindahan, tidak ada gangguan penglihatan dan pendengaran) sehingga variabel luar sebisa mungkin dapat dikendalikan, sebagai usaha untuk menyetarakan subjek. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Cross sectional. Status gizi (TB/U) sebagai variabel bebas prestasi hasil belajar (nilai rata-rata rapot) sebagai variabel tergantung diobservasi sekaligus pada saat yang sama. Uji statistik yang digunakan adalah student's t test. Didapatkan t hasil = 0 (p > 0.05), artinya hipotesis nol ditolak, sehingga dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa anak-anak berstatus gizi baik tidak berprestasi lebih tinggi dibanding anak-anak berstatus gizi kurang. Karena banyak faktor yang menentukan keberhasilan belajar, maka para orang tua, para pendidik dan pihak lain yang terkait hendaknya memperhatikan faktor-faktor lain di luar gizi yang juga ikut menentukan keberhasilan belajar pada anak.
-
Kata Kunci : status gizi, prestasi, nilai rapot, anak SD