Pemilihan lokasi naiknya penumpang bus antar kota antar propinsi (AKAP) di perkotaan Yogyakarta
Roswidyatmoko Dwihatmojo, Drs. H.B.S. Eko Prakoso, M.SP.; Rini Rachmawati, S.Si., M.T.
2007 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPerkotaan Yogyakarta merupakan salah satu wilayah yang banyak dikunjungi sehingga mengakibatkan tingginya mobilitas yang terjadi. Hal tersebut perlu didukung dengan adanya sarana dan prasarana transportasi yang menunjang. Salah satu sarana transportasi yang digunakan dalam melakukan mobilitas tersebut adalah Bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP). Ada beberapa lokasi yang digunakan sebagai lokasi naiknya penumpang bus AKAP di Perkotaan Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dimana saja lokasi naiknya penumpang bus AKAP. Selain itu dilihat pula pola pergerakan yang terjadi dan faktor yang mempengaruhi prefernsi pemilihan lokasi naiknya penumpang bus AKAP di Perkotaan Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif yaitu penskalaan dan klasifikasi untuk menentukan lokasi potensial naiknya penumpang bus AKAP. Analisis frekuensi dan analisis peta digunakan untuk menentukan pola pergerakan penumpang bus AKAP di Perkotaan Yogyakarta sedangkan untuk mengetahui faktor-faktor yang menentukan preferensi pemilihan lokasi naiknya penumpang bus AKAP menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Lokasi potensial naiknya penumpang bus AKAP di Perkotaan Yogyakarta adalah Terminal Giwangan dan Terminal Jombor yang memiliki klasifikasi lokasi potensial tinggi. Pola pergerakan penumpang di Terminal Giwangan memiliki pola yang bervariasi. Berbeda halnya lokasi lain yang polanya didominasi tujuan tertentu sesuai bus AKAP yang melintas. Faktor yang mempengaruhi preferensi pemilihan lokasi naiknya penumpang bus AKAP di Perkotaan Yogyakarta adalah dekat dengan tempat tinggal/kampus/kerja (36,25%) dan mudah dijangkau (27,5%).
Yogyakarta Urban is one of region that often visited, so it creates high mobility. This condition must supported by transportation facilities. One of transportation facility that is used to mobility is interregional bus (AKAP). There are some location that used to boarding passengers of interregional bus (AKAP) in Yogyakarta Urban. The aims of this research is to know where location to boarding passenger of interregional bus. Beside that, it is also study about the movement pattern of pasenggers and the factors which influence the passenggers' preference to boarding the interregional bus in Yogyakarta Urban. This research is using qualitative and quantitative methods that are scalling and classification to decide potential location of passenger to boarding the interregional bus. Frequency analysis and map analysis are used to decide the interregional bus passengers movement pattern in Yogyakarta Urban, whereas to know the factors that influence the passenggers preferention to boarding the interregional bus is using descriptive qualitative analyisis. The potential location to boarding the interregional bus passengers in Yogyakarta Urban are Giwangan and Jombor Bus Station with high potential clasification location. The passenggers movement pattern in Giwangan Bus Station have variation pattern. Then other location have pattern that dominated by specific purpose. The factors which influence the passenggers' preference are the short distance from and to house/office/campus (36,25%) dan accesibility (27.5%).
Kata Kunci : Pemilihan Lokasi, Lokasi Naiknya Penumpang, Bus AKAP,The choice of location, Location of passengers boarding, Interregional Bus (AKAP)