MINAT KUNJUNGAN DI KAWASAN WISATA HUTAN PINUS BOROBUDUR HIGHLAND KABUPATEN PURWOREJO
Elshafira Nur Rahma, Dr. Ir. Kaharuddin, S.Hut., M.Si., IPU.
2026 | Skripsi | KEHUTANAN
Minat kunjungan merupakan faktor penting dalam menentukan keberlanjutan pengembangan destinasi wisata. Wisata Hutan Pinus Borobudur Highland di Kabupaten Purworejo merupakan salah satu destinasi yang tengah dikembangkan dalam kawasan strategis pariwisata nasional oleh BPOB. Meskipun memiliki potensi atraksi alam, fasilitas penunjang, dan aksesibilitas yang baik, tingkat kunjungan masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pengunjung, tingkat minat kunjungan, hubungan karakteristik dengan minat kunjungan serta perbedaan minat kunjungan antara pengunjung potensial dan pengunjung aktual.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dilaksanakan pada bulan November 2025. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert lima poin kepada 100 pengunjung potensial dan 30 pengunjung aktual dengan teknik probability sampling yang melibatkan perandoman. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan IBM SPSS Statistics 20, meliputi analisis skoring serta uji beda non-parametrik (Mann-Whitney U dan Kruskal-Wallis).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pengunjung didominasi wisatawan lokal, perempuan, usia 20-29 tahun, sudah bekerja, dengan tingkat pendidikan tinggi. Tingkat minat kunjungan pengunjung potensial menunjukkan minat tinggi pada minat transaksional dan eksploratif sedangkan pada pengunjung aktual menunjukkan minat tinggi hanya pada minat transaksional. Karakteristik pengunjung berpengaruh pada perbedaan minat kunjungan pengunjung potensial ditunjukkan dengan adanya perbedaan signifikan pada karakteristik jenis kelamin, umur, dan tingkat pendidikan. Terdapat perbedaan signifikan pada minat preferensial dan eksploratif, di mana pengunjung potensial memiliki minat lebih tinggi dibandingkan pengunjung aktual.
Visitor interest is a crucial factor in determining the sustainability of tourist destination development. The Borobudur Highland Pine Forest in Purworejo Regency is one of the destinations being developed within the national strategic tourism area by the Agency for the Assessment and Application of Tourism (BPOB). Despite its potential natural attractions, supporting facilities, and good accessibility, visitor numbers are still suboptimal. This study aims to analyze visitor characteristics, levels of visitor interest, the relationship between these characteristics and visitor interest, and the differences in visitor interest between potential and actual visitors.
This study employed a quantitative approach and was conducted in November 2025. Data were collected through online questionnaires using a five-point Likert scale administered to 100 potential visitors and 30 actual visitors through an probability sampling technique. The research instruments were tested for validity and reliability, while data analysis was conducted using descriptive and inferential statistical methods with the assistance of IBM SPSS Statistics 20, including scoring analysis, normality tests, and non-parametric tests (Mann–Whitney U and Kruskal–Wallis).
The results of the study indicate that the characteristics of visitors are dominated by local tourists, female, aged 20-29 years, employed, with a high level of education. The level of interest in potential visitors shows a high interest in transactional and exploratory interests, while actual visitors show a high interest only in transactional interests. Visitor characteristics influence the differences in interest in potential visitors, as shown by significant differences in the characteristics of gender, age, and education level. There are significant differences in preferential and exploratory interests, where potential visitors have a higher interest than actual visitors.
Kata Kunci : Kata Kunci: Pengunjung Aktual, Pengunjung Potensial, Minat Preferensial, Minat Transaksional, Minat Eksploratifif