Laporkan Masalah

ANALISIS MINAT BERKUNJUNG WISATAWAN DI KAWASAN EKOWISATA MANGROVE BAROS

Eza Surya Iqmalia, Dr. Ir. Kaharuddin, S.Hut., M.Si., IPU

2026 | Skripsi | KEHUTANAN

Perubahan tren pariwisata dari massal tourism menuju pariwisata berkelanjutan telah mendorong meningkatnya minat terhadap ekowisata, termasuk pada kawasan Ekowisata Mangrove Baros di Kabupaten Bantul. Meskipun data menunjukkan adanya peningkatan jumlah kunjungan dari tahun ke tahun, rata?rata kunjungan harian masih jauh di bawah daya dukung kawasan sehingga pemanfaatan potensi ekowisata belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik wisatawan yang memiliki minat berkunjung, menganalisis tingkat minat berkunjung wisatawan, serta mengkaji hubungan antara karakteristik wisatawan dengan minat berkunjung ke Ekowisata Mangrove Baros.

Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei pada wisatawan potensial dan wisatawan aktual melalui kuesioner berskala Likert. Karakteristik yang dikaji meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan asal daerah, sedangkan minat berkunjung diukur berdasarkan dimensi transaksional, preferensial, dan eksploratif. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui profil responden dan tingkat minat berkunjung, serta menggunakan uji statistik non?parametrik untuk mengetahui hubungan antara karakteristik wisatawan dengan minat berkunjung.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisatawan Ekowisata Mangrove Baros didominasi oleh kelompok usia muda dengan status pelajar/mahasiswa dan tingkat pendidikan menengah hingga tinggi, yang sebagian besar berasal dari wilayah Bantul dan sekitarnya. Tingkat minat berkunjung, pada wisatawan potensial berada pada kategori tinggi sedang, sementara wisatawan aktual berada pada kategori sedang, dengan dimensi minat eksploratif dan preferensial yang paling menonjol. Uji statistik menunjukkan bahwa perbedaan karakteristik sosio?demografis tidak selalu berpengaruh signifikan terhadap tingkat minat berkunjung, sehingga minat lebih banyak dipengaruhi oleh persepsi wisatawan terhadap daya tarik, aksesibilitas, fasilitas, dan pengalaman yang ditawarkan Ekowisata Mangrove Baros.



The shift in tourism trends from mass tourism towards sustainable tourism has increased interest in ecotourism, including at the Mangrove Baros Ecotourism area in Bantul Regency. Despite data indicating a rise in the number of visitors from year to year, the average daily visitation remains far below the environmental carrying capacity, so the ecotourism potential has not been optimally utilized. This study aims to identify the characteristics of tourists who have a visiting interest, analyze the level of visiting interest, and examine the relationship between tourist characteristics and visiting interest in Mangrove Baros Ecotourism.

This research employed a quantitative approach with a survey method administered to potential and actual tourists using a Likert-scale questionnaire. The characteristics examined include age, gender, educational level, occupation, and place of origin, while visiting interest was measured based on transactional, preferential, and exploratory dimensions. The collected data were analyzed descriptively to identify respondent profiles and levels of visiting interest, and further examined using non-parametric statistical tests to determine the relationship between tourist characteristics and visiting interest.

The results show that tourists at Mangrove Baros Ecotourism are predominantly young individuals, mostly students, with secondary to higher education levels, and largely originating from Bantul and surrounding areas. Both potential and actual tourists exhibit a high level of visiting interest, with the exploratory interest dimension being the most prominent, indicating that many tourists actively seek further information about Mangrove Baros. Statistical tests indicate that differences in socio-demographic characteristics do not always have a significant effect on the level of visiting interest, suggesting that interest is more strongly influenced by tourists’ perceptions of the attractiveness, accessibility, facilities, and overall experience offered by Mangrove Baros Ecotourism.



Kata Kunci : visiting interest, mangrove ecotourism, tourist characteristics, exploratory interest, Mangrove Baros

  1. S1-2026-482428-abstract.pdf  
  2. S1-2026-482428-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-482428-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-482428-title.pdf