Laporkan Masalah

Perlawanan Publik Terhadap Kultur Pamer Birokrasi: Analisis Reaksi Publik Menggunakan Metode Big Data

HANANA HUSNA, Dr. Wawan Mas’udi, S.I.P., M.P.A

2026 | Skripsi | ILMU PEMERINTAHAN

Penelitian ini menjelaskan reaksi negatif publik di media sosial X terhadap fenomena pamer (flexing) pejabat publik (dan keluarganya). Reaksi negatif publik di media sosial dapat dilihat sebagai bentuk perlawanan masyarakat. Penelitian mengaplikasikan metode big data analytics melalui sentiment analysis untuk mengetahui bagaimana pandangan dan reaksi masyarakat terhadap tindakan pamer para pejabat publik. Hasil penelitian yang ditampilkan dalam visualisasi wordcloud memperlihatkan kata “pamer” dan “harta” memiliki frekuensi kemunculan tertinggi dalam perbincangan media sosial X. Dalam akun @TvTempoChannel sebagai media berita online, penggunaan tagar #flexing, #pejabat, #pamerharta, dan #anakpejabat juga sangat dominan. Kajian ini memberikan kontribusi baru dalam studi gerakan sosial baru, terutama pemanfaatan media sosial X dan platform media online sebagai instrumen perlawanan publik terhadap elite. Lebih lanjut, penelitian ini terbatas pada sentiment analysis terhadap cuitan di media sosial X dalam kurun waktu tertentu.

This research explains the negative reactions of the public on social media X to the flexing phenomenon of public officials (and their families). The negative public reaction on social media can be seen as resistance. The research applied the big data analytics method through sentiment analysis to find out how the public views and reacts to the flexing of public officials. The results displayed in wordcloud visualization show that “flexing” and “treasure” have the highest frequency of occurrence in X social media conversations. In the @TvTempoChannel account as an online news media, the use of hashtags #flexing, #officials, #pamerharta, and #childofficials is also very dominant. This study makes a new contribution to the study of new social movements, especially the utilization of X social media and online media platforms as instruments of public resistance to the elite. Furthermore, this study is limited to sentiment analysis of tweets on social media X within a certain period.

Kata Kunci : Pamer, Pejabat Publik, Big Data Analitika

  1. S1-2026-455873-abstract.pdf  
  2. S1-2026-455873-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-455873-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-455873-title.pdf